< Back 

7 Alasan Dibalik Paket Data Harganya Mahal

Kamis, 08 Maret 2018

Pada saat sekarang ini kebutuhan akan internet sudah semakin tinggi dan menjadi kebutuhan prioritas untuk masyarakat generasi millenials saat ini. Hal ini adalah hal yang dianggap lumrah ketika menyandingkannya dengan sandang-pangan-dan papan. Paket data tak hanya dijual di counter-counter besar tapi banyak juga dijual di pinggir jalan atau counter pulsa kecil. Walaupun dijual di counter kecil harga paket data tetap saja mahal. Menurut beberapa orang mungkin harga tersebut bukan masalah, tapi sebagian lain mengatakan bahwa itu harga yang cukup mahal. Ini adalah alas yang mendasari mahalnya paket data tersebut:

 

1. Apa yang Diberikan Sesuai Dengan Harga

Taukah kamu bahwa paket data yang kamu beli biasanya memberikan beberapa bonus atau keuntungan tambahan, misalnya gratis roaming internasional, streaming YouTube, teleponan, atau SMS-an. Keuntungan inilah yang membuat harga paket data semakin mahal. Jadi semakin banyak keuntungan yang kamu dapatkan dari pembelian paket data, maka semakin mahal pula harganya.

2. Peringkat Perusahaannya

Harga paket data yang dijual di konter juga dipengaruhi oleh peringkat, rating, atau popularitas dari perusahaan penyedia layanan (provider). Peringkat inilah yang akan memicu persaingan harga dari paket data yang ditawarkan. Semakin tinggi rating perusahaan, biasanya harga paket data yang ditawarkan akan ikut lebih sedikit mahal tentunya. Kecepatan internetnya juga akan berbeda, begitu pula dengan luas jangkauan wilayahnya.

 

3. Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar akan mempengaruhi harga jual suatu produk. Tentunya ada beberapa keunggulan dari provider dimasing-masing daerah, hal inilah yang mempengaruhi harga jual nya. Semakin banyak orang yang menggunakan satu provider yang sama disatu daerah, maka segmen pasar yang menjadi targetnya cukup tinggi, dengan asumsi setiap orang akan menggunakan provider yang sama dikemudian hari. Semakin tinggi jumlah peminatnya semakin mahal pula harga paket data yang ditawarkan.

 

4. Lisensi Spektrum

Lisensi spektrum yang dimaksud adalah jaringan yang ditawarkan oleh provider yang memproduksi data internet. Coba saja bandingkan harga paket data untuk jaringan 3G dan 4G, harga 4G pasti akan lebih mahal. Semakin tinggi jaringannya, maka semakin mahal  pula harga paket data. Harga yang ditawarkan akan terus meningkat mengingat akan dikembangkannya jaringan 5G yang katanya akan diperkenalkan tahun ini. semua tentu akan kembali kemasalah kecepatan dan keunggulan yang ditawarkan dari jaringan yang digunakan.

 

5. Lelang Spektrum

Untuk menunjang kecepatan internet yang ditawarkan, provider biasanya menawarkan kecepatan dengan loading internet. Ada yang 7,2 Mbps, ada juga yang 9,6 Mbps. Biasanya, semakin tinggi Mbps yang ditawarkan, semakin mahal harga paket datanya. Jadi kalau kamu melihat harga paket data yang provider dan kuotanya sama tapi harganya berbeda, mungkin perbedaannyaterletak di bagian lelang spektrum atau kecepatan loading-nya.

 

6. Infrastruktur Dalam Membangun dan Memelihara Jaringan

Udah pernah bandingin kecepatan internet di kota dan di desa? Bagi kamu yang sering mengeluh karena internet lelet atau lambat, biasanya disebabkan infrastruktur dan jaringan yang disediakan provider tidak sampai ke wilayah tempat tinggalmu. Untuk akses internet di kota dan di desa tetap sama, provider perlu membangun jaringan yang baik. Biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Maka provider harus siap membayar miliaran bahkan triliunan rupiah. Biaya yang dikeluarkan provider inilah yang dibebankan kepada pengguna paket data. Menjadi hal yang wajar kalau harganya lebih mahal dari yang seharusnya.

 

7. Biaya Lain-lainnya

Banyak biaya lain yang harus diglontorkan para provider untuk membiayain operasional dan pemeliharaannya. Biaya lain ini meliputi biaya perawatan menara telepon seluler. Agar kinerjanya tetap bagus, perusahaan harus mengecek kekuatan jaringan secara rutin. Proses pengerjaannya juga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Belum biaya tenaga kerja, kerusakan, dan lain sebagainya serta biaya pemeliharaan lainnya.

Untuk mengembangkan kekuatan internet, perusahaan juga berupaya menghadirkan terobosan. Misalnya menambah jumlah antena dan gelombang radio. Tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit dan biaya yang dikeluarkan ini berimbas ke kamu sebagai pengguna paket data internet yang dirasa cukup mahal itu.

Dalam persaingan antar perusahan, para operator jaringan sering melakukan inovasi dan pengembangan teknologi terbaru tanpa memperhatikan biaya yang dikeluarkan. Ini juga berdampak pada harga paket data ya.

 

Itu dia berbagai alasan yang melatarbelakangi harga paket data yang mahal itu. Semoga penjelasan diatas dapat membantu kamu memahami kenapa paket data internet mahal. 

 

< Back 

Copyright © 2018 Erafone.com. All rights reserved.