< Back 

 

Teknologi 3 Kamera Huawei P20 Pro

Selasa, 26 Juni 2018

 

Hi Erafoners - Saat ini, Huawei sedang menjadi bahan pembicaraan yang sangat hangat bagi kaum gadget enthusiast. Keberadaan kamera yang bukan hanya ganda lagi melainkan tiga kamera sekaligus membuat publik heboh dan sangat menantikan smartphone terbaru dari Huawei ini. Huawei yang handal dalam membuat smartphone dan Leica yang merupakan salah satu brand kamera yang sangat terkenal terus bekerja sama selama beberapa seri smartphone Huawei terakhir. Keduanya sangat fokus untuk mengembangkan teknologi kamera yang ada di smartphone.

Huawei P20 Pro dilengkapi dengan tiga kamera yang diposisikan secara vertikal. Tiga kamera yang berada di Huawei P20 Pro terdiri dari kamera dengan sensor warna RGB beresolusi 40 MP f/1.8, kamera telephoto beresolusi 8 MP f/2.4, dan kamera dengan sensor monokrom beresolusi 20 MP f/1.6. Autofocus Huawei P20 Pro menggunakan sensor laser transimtter dan laser receiver yang bekerja sangat cepat dan responsif. Ada satu hal menarik lainnya, yaitu terdapat sensor temperatur warna pada lampu flash P20 Pro yang akan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar.  

Karena kehebatan dari teknologi serta software kamera yang digunakan, Huawei P20 Pro langsung menduduki tahta nomor 1 di DxoMark sebagai smartphone kamera terbaik dengan nilai 109. Mari kita bedah kameranya satu per satu secara teknis.

 

1. Kamera RGB

Kamera RGB beresolusi 40 MP ini merupakan salah satu key selling point utamanya. Resolusi kamera yang bisa menangkap warna ini jauh meninggalkan kompetitor - kompetitornya yang ada saat ini. Mungkin ponsel lain yang memiliki kamera mirip dengan Huawei P20 Pro adalah Nokia 808 PureView yang memiliki kamera beresolusi 41 MP. Namun untuk urusan teknis dan spesifikasi, Huawei P20 Pro jauh meninggalkan smartphone lainnya.

Kamera RGB beresolusi 40 MP memiliki sensor yang sangat besar, yaitu 1/1.7" yang memiliki banyak manfaat, seperti hasil low light yang lebih baik, dynamic range yang lebih baik, hasil bokeh yang lebih rapi, dan lain - lain. Oleh karena itu, meskipun tidak didukung dengan bukaan aperture yang besar (hanya f/1.8), namun semestinya hasil foto low light dari smartphone ini akan lebih baik bila dibandingkan dengan kompetitornya (Galaxy S9+ dan iPhone X) karena memiliki sensor yang sangat besar. Untuk urusan stabilisasi, kamera RGB ini dilengkapi dengan OIS (Optical Image Stabilization). Kamera RGB ini memiliki focal length sepanjang 27 mm. 

 

2. Kamera Telephoto

Kamera telephoto dari Huawei P20 Pro beresolusi 8 MP dengan bukaan aperture f/2.4 dan focal length sepanjang 80 mm. Akibat focal length yang cukup panjang, maka Huawei P20 Pro memiliki 3x optical zoom yang lebih baik dibandingkan dengan pesaing lain yang hanya memiliki 2x optical zoom. Dengan kombinasi kemampuan kamera RGB dan kamera telephoto, Huawei P20 Pro juga menerapkan 5x hybrid zoom, sebuah fitur yang belum diaplikasikan oleh para pesaingnya.

Kamera telephoto ini juga berfungsi untuk menghasilkan foto bokeh, seperti mode "Portrait" pada iPhone X dan "Live Focus" pada Galaxy Note 8 atau Galaxy S9+. Untuk stabilisasinya, kamera telephoto dari Huawei P20 Pro hanya dilengkapi dengan EIS (Electronic Image Stabilization). 

 

3. Kamera Monokrom 

Seperti pada beberapa seri smartphone Huawei sebelumnya, Huawei P20 Pro juga dilengkapi dengan kamera monokrom atau kamera yang hanya dapat menangkap hitam dan putih. Kamera monokrom ini beresolusi 20 MP dengan bukaan aperture sebesar f/1.6. Keberadaan dari kamera monokrom ini sangat berpengaruh pada performa kameranya saat kondisi cahaya redup. Kamera monokrom akan lebih sensitif akan cahaya bila dibandingkan dengan kamera RGB, sehingga kedua kamera ini akan saling bekerja sama dan diproses oleh software yang canggih yang pada akhirnya suatu foto merupakan gabungan antara kedua kamera tersebut. 

Kamera monokrom ini juga dapat digunakan secara tunggal. Apabila biasanya foto hitam putih dihasilkan dari sebuah kamera smartphone menggunakan olahan software. Namun, Huawei P20 Pro dapat menghasilkan foto hitam putih tersebut asli dari kameranya yang hasilnya tentu akan lebih real dan bagus. Stabilisasi kamera monokrom juga memanfaatkan EIS (Electronic Image Stabilization). 

 

Huawei P20 Pro juga membawa kecerdasan buatan atau Artifical Intelligence (AI) untuk membantu performa dari kameranya. AI P20 Pro akan secara otomatis dan real time mendeteksi scene foto tersebut, kemudian software akan langsung menyesuaikan agar hasil foto yang didapat menjadi maksimal. Selain itu dengan bantuan AI, P20 Pro dapat mengambil foto long exposure tanpa menggunakan tripod dan hasilnya sangat impresif.

Untuk saat ini, Huawei P20 Pro merupakan satu - satunya smartphone yang dapat menghasilkan foto dengan ISO sampai dengan 102.400. ISO merupakan tingkatan sensitifitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin tinggi nilai ISO yang dapat dicapai oleh sebuah kamera, maka kamera akan semakin sensitif akan cahaya, sehingga akan semakin banyak cahaya yang dapat masuk. Tetapi, efek negatifnya kamera tentu akan memiliki banyak noise pula. 

 

Berikut diatas adalah analisa erafone.com akan kamera dari Huawei P20 Pro secara teknis. Untuk melihat performanya secara nyata, nantikan ulasan lengkapnya hanya di rubrik review erafone.com...

 

"SEE MOOORE", nantikan Huawei P20 Pro hanya di erafone.com... 

 

< Back 

Copyright © 2019 Erafone.com. All rights reserved.