cs@erafone.com

0807 1111 888

Tren Penjualan Smartphone di Dunia

< Back 

 

Tren Penjualan Smartphone di Dunia

Senin, 09 April 2018

Hi Erafoners - Beberapa analis menyebutkan bahwa pertumbuhan bisnis smartphone di dunia sedang mengalami kejenuhan, sehingga diperkirakan pertumbuhannya melemah. Namun, hal ini dipatahkan dengan data yang baru saja dikeluarkan oleh Gartner yang merupakan sebuah institusi riset dalam bidang teknologi informasi yang bermarkas di Amerika Serikat. Penjualan smartphone di dunia pada tahun 2017 ternyata meningkat bila dibandingkan dengan penjualan smartphone di dunia pada tahun 2016.

Pada tahun 2017, smartphone di dunia tercatat terjual sebanyak 1.536.535,5 unit. Sedangkan pada tahun 2016, smartphone di dunia tercatat terjual sebanyak 1.495.959 unit. Artinya terjadi peningkatan penjualan sebesar 40.576 unit atau mengalami kenikan sebesar 2.71% dari tahun 2016. Dari top 5 brand dengan penjualan terbanyak, ternyata 3 brand dari top 5 tersebut merupakan pabrikan smartphone asal Tiongkok. Hal yang dapat disimpulkan adalah brand smartphone ternama sepertinya harus berhati - hati karena besarnya pergerakan dan ekspansi dari brand asal Tiongkok.

Bila dilihat satu persatu, penjualan terbanyak nomor 1 tahun 2017 masih diduduki oleh produsen smartphone asal Korea Selatan, yaitu Samsung dengan penjualan sebesar 321.263,3 unit dan pangsa pasarnya di dunia sebesar 20,9%. Bila dibandingkan dengan tahun 2016, Samsung berhasil menjual 306.446,6 unit dengan pangsa pasar sebesar 20,5%. Peningkatan penjualan sebanyak 14.816,7 unit atau sebesar 4,84% ditenggarai karena banyak inovasi yang dilakukkan oleh Samsung di tahun 2017, seperti "infinity display" yang diperkenalkan pertama kali pada Samsung Galaxy S8 dan  serta lahirnya kembali seri Note melalui Samsung Galaxy Note 8 yang pada tahun 2016 lalu mengalami permasalahan.

Posisi kedua masih ditempati oleh pabrikan smartphone asal Cupertino, Amerika Serikat, yaitu Apple yang penjualannya pada tahun 2017 harus merosot sebanyak 1.139,6 unit atau melemah sebesar 0,52% dari 216.064 unit dengan pangsa pasar 14,4% tahun 2016 menjadi 214.924,4 unit dengan pangsa pasar 14% tahun 2017. Penurunan penjualan smartphone IOS ini mungkin disebabkan karena adanya keterbatasan supply yang terjadi pada saat awal peluncurkan Apple iPhone X yang lalu. 

Posisi ketiga ditempati oleh Huawei yang saat ini selalu meluncurkan smartphone baru dengan inovasi - inovasi yang baik, seperti Huawei Mate 10, Huawei P10, dan Huawei Y series. Pangsa pasar Huawei meningkat dari 8,9% pada tahun 2016 menjadi 9,8% pada tahun 2017 dengan penjualan sebesar 132.824,9 unit menjadi 150.534,3 unit. Artinya, Huawei berhasil menambah kekuasaan mereka di dunia smartphone mengalami peningkatan sebesar 0,9% atau sebanyak 17.709,4 unit.

Posisi keempat diduduki oleh brand yang tagline-nya adalah "Selfie Expert and Leader". Yaaa, Oppo menduduki posisi ini dengan pangsa pasar sebesar 7,3% pada tahun 2017 meningkat sebesar 1,6% dari 5,7% pada tahun 2016. Penjualannya pun mengalami peningkatan yang cukup besar dari 85.299,5 unit tahun 2016 menjadi 112.124 unit pada tahun 2017. Ini artinya penjualan Oppo meningkat sebesar 26.824,5 unit atau setara dengan 31,45%. Oppo F series dan banyaknya Brand Ambassador yang digunakan oleh Oppo disinyalir menjadi suksesnya Oppo dalam penjualan smartphone di tahun 2017 kemarin.

Posisi kelima juga diduduki oleh brand yang juga terkenal akan kualitas kamera selfie-nya, yaitu Vivo. Brand smartphone ini sangat gencar melakukkan promosi, seperti yang bisa kita lihat dengan promosi yang dilakukkan oleh Vivo di Indonesia. Mengadakan acara peluncuran smartphone terbaru secara mewah, banyaknya artis nasional yang digaet menjadi Brand Ambassador mereka ternyata berhasil untuk meningkatkan penjualan. Tahun 2016, Vivo hanya berhasil menjual smartphone sebanyak 72.408,6 unit, sedangkan di tahun 2017, Vivo berhasil menjual smartphone sebanyak 99.684,8 unit. Pangsa pasarnya pun turut meningkat cukup banyak dari 4,8% di tahun 2016 menjadi 6,5% di tahun 2017. Pangsa pasar Vivo meningkat 1,7%, sedangkan penjualannya meningkat sebanyak 27.276,2 unit. 

Untuk brand lainnya, ternyata penjualannya masih menguasai dua perlima dari porsi penjualan smartphone di dunia. Meskipun jumlah dan pangsa pasarnya menurun dari 682.915,3 unit pada tahun 2016 menjadi 638.004,7 unit pada tahun 2017. Pangsa pasar dari brand lain pun mengalami penurunan dari 45,7% di tahun 2016 menjadi 41,5% di tahun 2017. Tetapi, tetap saja keperkasaan brand - brand lain harus diwaspadai karena porsi yang dimilikinya masih sangat besar. Mungkin saja nantinya akan ada brand selain 5 brand diatas yang akan menguasai penjualan smartphone dunia.  

 

Baca juga : Siapa Raja Smartphone di Indonesia???

 

Bila merujuk pada artikel sebelumnya yang tayang di erafone.com beberapa hari yang lalu, ternyata tren smartphone di dunia mirip dengan tren smartphone di Indonesia. Samsung, Oppo, dan Vivo masuk ke dalam 5 besar brand penjualan terbanyak. Ketiga brand ini artinya memang sesuai, cocok, dan disenangi oleh kebanyakan orang dunia termasuk masyarakat Indonesia. Lalu, brand lain memiliki porsi yang cukup besar dalam penjualan smartphone. Dari dua data yang ada, pabrikan smartphone yang sedang heboh saat ini, yaitu Xiaomi belum menunjukkan taringnya dalam bisnis smartphone. Hal ini mungkin disebabkan karena ketersediannya yang masih sangat terbatas baik dari sisi jumlah maupun negara yang secara resmi menjualnya. 

Apakah tahun ini bisnis smartphone masih akan menghasilkan hasil yang menggembirakan dan positif??? Seharusnya banyak inovasi - inovasi cerdas dan baru yang dikeluarkan pabrikan agar dapat memenangkan persaingan yang sangat ketat di bisnis ini. Sebaiknya kita menunggu hasil selengkapnya yah... 

 

< Back 

 

 

News - Erafone.com