Sumber: Acer Corner
Di era serba digital seperti sekarang ini, kehidupan sehari-hari manusia hampir selalu berkaitan dengan data atau file digital. Apalagi hampir semua aktivitas kini meninggalkan jejak digital yang tersimpan di berbagai perangkat seperti HP, laptop, atau layanan cloud, mulai dari foto, video, hingga catatan kerja. Sebagian besar orang tanpa disadari punya kebiasaan menyimpan berbagai data atau file digital tersebut tanpa pernah menghapusnya.
Namun, kebiasaan menimbun file tanpa pernah menghapusnya bisa menjadi masalah tersendiri. Kondisi inilah yang dikenal dengan istilah digital hoarding atau kebiasaan menyimpan data digital yang sudah tidak lagi digunakan secara berlebihan. Lalu, apa kamu sudah mengetahui apa itu digital hoarding dan apa saja penyebabnya? Nah, berikut ini ulasan lengkap terkait apa itu digital hoarding dan berbagai penyebabnya!
Apa itu Digital Hoarding?
Data dan file digital yang terus menumpuk tentunya bisa memenuhi ruang penyimpanan perangkat yang kamu gunakan. Meski begitu, sebagian orang ternyata justru punya ketakutan berlebih untuk menghapus file-file lama atau kehilangan informasi tersebut. Hal itulah yang disebut sebagai fenomena digital hoarding. Namun, apakah kamu mengetahui apa itu digital hoarding?
Digital hoarding adalah kebiasaan menyimpan data digital secara berlebihan meskipun file-file tersebut sudah tidak relevan atau jarang digunakan, seperti dalam bentuk file gambar, video, email, dokumen, atau aplikasi. Orang yang mengalami digital hoarding seringkali merasa sulit menghapus barang digitalnya karena ada ketakutan kehilangan sesuatu yang mungkin akan berguna suatu hari nanti atau karena keterikatan emosional terhadap file lama.
Di tingkat yang lebih serius, digital hoarding tidak hanya akan menghabiskan ruang penyimpanan perangkat saja, tetapi juga bisa menimbulkan stres, kecemasan, dan penurunan produktivitas. Saat jumlah file yang tidak dibutuhkan lagi makin menumpuk, pengguna justru bisa kesulitan untuk menemukan file apa yang sebenarnya dibutuhkan.
Sumber: Acer Corner
Ciri-Ciri Digital Hoarding
Kebiasaan menimbun data digital ditandai dengan kecenderungan menyimpan file yang sebenarnya sudah tidak diperlukan lagi. Misalnya, banyak foto duplikat atau screenshot yang tidak berguna. Kebiasaan ini lama-lama membuat aktivitas online jadi terganggu atau perangkat gadget yang digunakan jadi lebih lemot. Nah, setelah mengetahui apa itu digital hoarding, apakah kamu sudah mengetahui apa saja ciri-ciri digital hoarding? Yuk, simak ciri-cirinya di bawah ini!
Sulit Menghapus File yang Sudah Tak Terpakai
Salah satu ciri seseorang mengalami digital hoarding yang paling jelas adalah kesulitan untuk menghapus file yang sudah tidak terpakai, seperti file foto yang sebenarnya buram, dokumen lama yang sudah tidak berguna, atau aplikasi lama. Tidak sedikit orang yang menyimpan file dengan alasan kebutuhan di masa mendatang meskipun sebenarnya tidak akan pernah digunakan.
Baca juga: Jenis-Jenis File atau Format yang Sering Ditemui di Komputer
Cemas atau Takut Kehilangan Informasi Jika File Dihapus
Ciri-ciri digital hoarding berikutnya adalah cemas atau takut kehilangan informasi jika file dihapus. Misalnya, ada rasa was-was bahwa dokumen lama, pesan pribadi, atau koleksi foto akan benar-benar hilang selamanya dan mungkin suatu saat akan dibutuhkan lagi. Orang yang mengalami digital hoarding sering menyimpan puluhan ribu file karena takut kehilangan akses terhadap informasi penting tersebut di masa depan.
Ketakutan seperti ini bisa muncul karena ikatan emosional terhadap file-file lama. Kondisi seperti ini sering diperparah jika ruang penyimpanan sudah penuh sehingga setiap kali menghapus file selalu muncul dilema karena takut salah memilih file yang seharusnya disimpan.
Cloud atau Penyimpanan Perangkat Tidak Terorganisir
Cloud atau penyimpanan perangkat yang tidak terorganisir bisa menjadi salah satu ciri-ciri digital hoarding. Ketika file-file tersimpan tanpa folder yang jelas atau nama file yang tidak deskriptif, proses pencarian file bisa menjadi lebih lama dari biasanya. Penyimpanan cloud yang kacau seperti itu akan membuat pengguna kesulitan menemukan apa yang benar-benar dibutuhkan karena terlalu banyak sampah digital yang tidak pernah dikelola.
Sumber: Clouds End
Banyak Aplikasi dan File yang Sama
Ciri-ciri digital hoarding berikutnya yang perlu kamu waspadai adalah menyimpan banyak aplikasi atau file yang sebenarnya sama atau ganda. Orang yang mengalami digital hoarding biasanya membiarkan penumpukan file-file yang identik atau sangat mirip tanpa pengelolaan yang jelas. Untuk mengatasinya, kamu bisa mempertimbangkan aplikasi file manager seperti Files by Google bahkan menawarkan deteksi duplicate file agar pengguna bisa melihat dan menghapus duplikat tersebut.
Produktivitas dan Fokus Menurun Akibat File Menumpuk
Digital hoarding akan sangat berdampak terhadap penurunan produktivitas pekerjaan harian dan juga fokus seseorang. Saat kamu terlalu banyak menyimpan file digital yang sebenarnya sudah tidak berguna, proses menemukan dokumen yang dibutuhkan menjadi lebih sulit dan bisa membuat pekerjaanmu jadi terhambat. Kondisi ini menyebabkan peningkatan stres dan kecemasan serta mengurangi kemampuan untuk berkonsentrasi pada tugas-tugas penting.
Itu dia ulasan lengkap terkait apa itu digital hoarding dan sejumlah ciri-cirinya yang harus kamu waspadai. Supaya aktivitas harianmu lebih praktis dan efisien, pastikan semua kebutuhan gadget andalanmu tersedia melalui erafone. Di sini, kamu bisa menemukan beragam produk teknologi terkini, mulai dari HP, laptop, tablet, hingga earphone, semuanya lengkap di satu tempat.
Salah satu rekomendasinya adalah HP Xiaomi 13T yang menawarkan layar AMOLED seluas 6,67 inci dengan resolusi 1220 x 2712 piksel serta refresh rate 144 Hz sehingga mampu memberikan pengalaman visual yang jernih dan mulus. HP ini juga dilengkapi tiga kamera belakang canggih yang terdiri dari lensa wide 50 MP, telephoto 50 MP, dan ultrawide 12 MP untuk berbagai kebutuhan fotografi kamu.
Kamu bisa mendapatkan Xiaomi 13T dengan penawaran harga menarik melalui erafone. Cukup kunjungi situs resmi erafone atau unduh aplikasinya sekarang juga, dan nikmati berbagai keuntungan belanja termasuk promo spesial dan layanan terpercaya.
Baca juga: Simak Rekomendasi Aplikasi File Manager untuk Pengguna Android
