
Sumber: Esmond Service
Laptop kini menjadi perangkat yang dipakai sehari-hari, baik untuk kerja ataupun untuk kegiatan sehari-hari. Perangkat ini memang menawarkan kepraktisan dan kemudahan untuk dipakai dimanapun kamu berada. Penggunaan laptop memang mudah tetapi akan menjadi sulit ketika laptop sudah terkena virus. Seketika performa laptop menjadi menurun, lemot, bahkan akan muncul notifikasi aneh yang mengganggu.
Terkadang banyak pengguna yang terkecoh, berpikir bahwa kerusakan tersebut disebabkan karena faktor usia, padahal disebabkan karena virus di laptop. Serangan virus atau malware bisa secara cepat menurunkan kinerja laptop. Maka dari itu, sebagai pengguna laptop untuk aktivitas sehari-hari kamu wajib mengetahui ciri-ciri laptop terkena virus.
Selain laptop lambat, ada beberapa ciri laptop terkena virus lainnya, seperti sering muncul iklan pop up hingga penyimpanan yang penuh. Seiring dengan perkembangan teknologi, ancaman siber semakin canggih, sehingga semakin mudah virus untuk datang dan tinggal di laptop milikmu. Sebelum semakin parah, ketahui beberbapa ciri-ciri laptop terkena virus berkut ini!
Performa Laptop yang Menurun Drastis
Ciri-ciri laptop terkena virus yang paling terlihat adalah performa laptop yang tiba-tiba menurun drastis. Laptop yang sebelumnya responsif bisa berubah menjadi laptop lambat, bahkan untuk membuka aplikasi ringan seperti browser atau WhatsApp saja butuh waktu sangat lama. Proses sederhana seperti membuka folder atau berpindah tab juga terasa lambat dan sering membuat frustasi.
Meski sudah di restart, kondisi tidak banyak berubah, sebagai pengguna laptop pasti sadar bahwa performa lambatnya beda daripada biasanya. Hal ini terjadi karena virus atau malware bekerja diam-diam di latar belakang tanpa sepengetahuan kamu. Proses tersebut menguras RAM dan CPU secara berlebihan sehingga kinerja sistem terganggu.
Bahkan dalam kondisi tertentu, virus di laptop bisa membuat perangkat tidak dapat digunakan sama sekali. Jika kamu mengalami penurunan performa yang tidak wajar, sebaiknya segera lakukan pengecekan, sebelum virus semakin parah memperburuk kinerja laptopmu.
Sumber: Atull Host
Aplikasi yang Sering Crash
Ketika laptop terkena virus, tanda yang bisa kamu amati adalah aplikasi yang kamu buka sering mengalami crash atau force close secara tiba-tiba. Aplikasi yang biasanya berjalan normal bisa mendadak keluar sendiri tanpa peringatan. Bahkan, dalam kasus tertentu, laptop bisa mengalami Blue Screen of Death secara mendadak. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas dan menurunkan produktivitas.
Aplikasi sering crash ini bisa terjadi akibat virus mengkonsumsi sumber daya terlalu besar pada sistem laptop, hal itu membuat laptop tidak kuat membuka banyak aplikasi, dan akhirnya crash. Selain itu, aplikasi sering crash juga akibat file aplikasi yang berhasil dirusak, sehingga aplikasi bekerja secara tidak maksimal.
Jika kejadian aplikasi crash ini sering terulang, kemungkinan besar laptopmu sedang terinfeksi virus. Segera unduh atau perbarui antivirus supaya laptop punya perlindungan lebih.
Baca juga: Jangan Panik! Ini Dia 5 Cara Mengatasi Laptop Restart Lama
Sering Muncul Notifikasi atau Iklan Pop Up
Munculnya notifikasi aneh atau iklan pop up secara tiba-tiba juga menjadi ciri-ciri laptop terkena virus. Iklan ini bisa muncul dalam bentuk gambar, tulisan, atau bahkan hanya berkedip tanpa jelas asalnya. Pop up bisa muncul kapan saja, bahkan saat kamu sedang membuka aplikasi lain. Kondisi ini tentu sangat mengganggu konsentrasi dan produktivitas, terutama jika kamu menggunakan laptop untuk kerja.
Biasanya, gejala ini disebabkan oleh virus jenis adware yang menyusup ke dalam sistem. Selain pop up, browser juga bisa membuka tab baru secara otomatis tanpa kamu klik apa pun. Iklan-iklan tersebut seringkali mengandung tautan berbahaya yang dapat memperparah infeksi virus. Bisa juga muncul konten yang sifatnya ancaman, mengarah ke penipuan.
Walaupun pop up ini terus menerus muncul, sebaiknya jangan sembarangan mengklik notifikasi yang mencurigakan. Hal itu tidak menyelesaikan masalah, justru memperparah keadaan.
Laptop Menjadi Cepat Panas
Selain laptop lambat, ciri selanjutnya adalah laptop menjadi cepat panas, padahal hanya digunakan untuk aktivitas ringan. Kipas laptop akan bekerja lebih keras dan terus menyala meski kamu tidak menjalankan aplikasi berat. Selain itu, baterai juga terasa lebih cepat habis dari biasanya. Kondisi ini sering kali membuat laptop terasa tidak nyaman digunakan.
Hal ini bisa terjadi karena virus bekerjasecara intensif di latar belakang untuk menjalankan aktivitas berbahaya, seperti mencuri data atau mengirim informasi ke server tertentu. Aktivitas ini meningkatkan beban kerja CPU dan RAM secara signifikan. Akibatnya, suhu laptop naik secara cepat dan kipas bekerja sangat keras walaupun hanya dipakai untuk buka file atau browsing saja. Jika laptopmu sering panas tanpa alasan yang jelas, kondisi ini patut diwaspadai.
Penyimpanan Tiba-Tiba Penuh
Ciri-ciri laptop terkena virus selanjutnya adalah penyimpanan laptop yang mendadak penuh tanpa sebab. Kamu mungkin merasa tidak mengunduh file besar, tetapi ruang penyimpanan terutama di Local Disk C tiba-tiba habis. Ciri ini biasanya jarang disadari terutama kalau laptop yang dipakai punya memori yang besar. Baru disadari ketika kamu tidak bisa mengunduh atau menyimpan file baru, karena kapasitas sudah penuh.
Beberapa jenis virus mampu menggandakan dirinya sendiri atau mengunduh file berbahaya secara diam-diam. Malware juga bisa membuat salinan file rusak atau menginfeksi file sistem sehingga memakan banyak ruang. Proses ini terjadi tanpa sepengetahuan pengguna dan terus mengisi hard drive. Jika dibiarkan, penyimpanan bisa habis sepenuhnya dan sistem menjadi tidak stabil.
Sumber: PC Mag
Banyak File yang Hilang
Virus di laptop juga bisa menyebabkan file hilang secara tiba-tiba. File yang ada di laptop bisa tiba-tiba menghilang, tidak bisa dibuka, atau berubah format tanpa kamu sadari. Dalam beberapa kasus, virus jenis ransomware bisa mengenkripsi file dan berujung meminta tebusan supaya file bisa kembali dibuka. Pesan ancaman ini biasanya dikirimkan melalui email atau notifikasi sistem.
File yang hilang bisa terjadi karena malware menghapus, menyembunyikan, atau merusak struktur data di dalam laptop. Ada juga virus yang mengubah atribut file sehingga terlihat seperti hilang padahal tersembunyi. Infeksi ini sering berasal dari unduhan mencurigakan atau perangkat eksternal seperti USB. Jika kamu mendapati banyak file tiba-tiba menghilang, segera lakukan pemindaian menyeluruh.
Itulah beberapa ciri laptop terkena virus yang harus kamu ketahui. Sebelum virus lebih parah memperburuk laptop, segera lakukan upaya pencegahan, seperti download antivirus atau segera backup data penting. Upaya pencegahan juga bisa dilakukan dengan cara memilih perangkat yang punya sistem keamanan terbaik, salah satunya Apple MacBook Air M4 2025.
Sistem keamanan data serta penolakan virus yang ada pada perangkat MacBook sangat baik, penggunanya tak perlu khawatir soal ancaman virus. Dukungan prosesor M4 juga menjamin kinerja laptop cepat tanpa lambat. Tak perlu bingung harus membeli laptop ini dimana, karena kamu bisa membelinya secara online melalui website atau aplikasi erafone.
Dapatkan penawaran harga spesial, jaminan barang original, dan beragam pilihan voucher belanja yang bisa dipakai spesial di erafone. Nikmati pula penawaran gratis ongkir ke seluruh Indonesia kalau kamu membelinya di erafone!
Baca juga: 7 Cara Membersihkan Virus di HP Secara Mudah dan Efektif