Sumber: istockphoto
Kebiasaan banyak orang ketika membeli hp baru adalah mengatur tampilan dan menginstal sejumlah aplikasi yang dapat mendukung aktivitas mereka. Padahal, salah satu hal penting ketika membeli hp baru adalah mengatur keamanan perangkat khususnya bagi Android. Mengingat, setiap perangkat Android dari berbagai merek memiliki pengaturan keamanan yang berbeda-beda.
Walaupun sebenarnya perangkat Android baru memiliki pengaturan keamanan default pabrikan, namun tidak ada salahnya untuk sedikit ubah pengaturan keamanan Android biar lebih maksimal. Apalagi ubah pengaturan keamanan Android bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Seperti apa cara ubah pengaturan keamanan Android untuk hp baru yang dimaksud? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.
Memberi Batasan Izin Aplikasi
Langkah awal ubah pengaturan keamanan Android ketika kamu membeli hp baru adalah memberikan batasan untuk izin aplikasi. Mengingat, ada banyak aplikasi yang sering meminta akses berlebihan seperti lokasi, kontak, sensor, hingga file yang pada dasarnya tidak benar-benar dibutuhkan. Untuk melakukannya, kamu bisa mengecek lewat menu Settings, lalu pilih Security and Privacy dan More Privacy Settings serta Permission Manager.
Untuk memudahkan proses identifikasi yang mencurigakan, kamu bisa melihat izinnya berdasarkan kategori. Bahkan aplikasi sederhana seperti kalkulator atau aplikasi catatan, jika meminta akses berlebihan, maka sebaiknya izin langsung dicabut. Jika memang ada aplikasi yang membutuhkan akses tertentu, pilih allow only while using the app sehingga izin hanya aktif saat aplikasi dipakai.

Sumber: istockphoto
Aktifkan Autentikasi Dua Faktor
Lanjut ke autentikasi dua langkah atau 2FA sebagai langkah ubah pengaturan keamanan Android pada perangkat baru. Tambahkan perlindungan ini ke aplikasi-aplikasi penting seperti mobile banking, pengelola kata sandi, layanan cloud, dan media sosial. Nantinya saat kata sandi bocor, akun tetap tidak bisa diakses tanpa adanya verifikasi tambahan.
Untuk akun Google, kamu bisa mengatur 2FA dengan masuk ke menu Settings, Google, Manage Your Google Account, lalu pilih Security and Sign-In dan 2-Step Verification. Proses ini cukup mudah dilakukan dengan beberapa langkah saja. Sementara untuk aplikasi lain biasanya menyediakan opsi 2FA pada menu pengaturan keamanan atau privasi.
Membatasi Akses Kamera dan Mikrofon
Pengaturan keamanan Android pada hp baru juga bisa dilakukan dengan memberikan batasan pada akses kamera dan mikrofon. Caranya dengan masuk ke menu Settings, Security and Privacy, lalu More Privacy Settings dan pilih Permission Manager. Kemudian masuk ke bagian kamera dan mikrofon untuk melihat aplikasi apa saja yang memiliki izin akses ke dua sensor tersebut.
Jika ada aplikasi yang sebenarnya tidak berhubungan dengan foto, video, atau perekaman suara, sebaiknya izin tersebut segera dicabut. Atur akses aplikasi ke opsi don’t allow atau allow only while using the app sehingga kamera dan mikrofon tidak bisa digunakan diam-diam. Meski terlihat sepele, pengaturan ini sangat penting untuk menjaga privasi dan akses lebih terkontrol dengan risiko penyadapan maupun penyalahgunaan data bisa dikurangi.
Kunci Notifikasi di Lockscreen
Tanpa disadari bahwa ternyata layar kunci bisa menjadi celah keamanan yang menampilkan pratinjau notifikasi seperti kode OTP, pesan bank, email, atau chat, tanpa membuka hp. Hal ini jelas berisiko karena mudah terlihat orang lain saat hp sedang terkunci. Oleh karena itu, ubah pengaturan keamanan Android ini dengan masuk ke Settings, pilih Notifications, Hide Content While Locked, dan Hide While Locked.
Dengan begitu, notifikasi masih masuk dan isi pesannya tidak ditampilkan di layar kunci. Pengguna masih menerima tanda berupa getaran atau suara, jadi tidak perlu khawatir melewatkan notifikasi penting. Jika ingin perlindungan ekstra, kamu bisa memilih untuk menyembunyikan semua notifikasi saat hp terkunci.
Baca juga: 7 Prompt Gemini AI Foto Bayi, Dapatkan Hasil Foto Ala Photoshoot!
Lakukan Audit Perangkat dan Akun Terhubung
Memastikan keamanan perangkat Android baru juga bisa dilakukan melakukan audit perangkat dan akun yang terhubung. Dalam hal ini adalah akun Google yang terhubung dengan melihatnya melalui myaccount.google.com/security di browser. Setelah itu, masuk ke bagian Your Devices untuk menghapus perangkat lama atau yang tidak digunakan lagi. Jika terdapat perangkat asing, maka langsung cabut aksesnya.
Selanjutnya, periksa menu Your Connections to the Third-Party Apps & Services untuk melihat aplikasi atau layanan pihak ketiga yang masih terhubung. Cabut izin aplikasi lama yang sudah tidak dipakai terutama yang memiliki akses ke email, kontak, atau file di Google Drive sehingga hanya aplikasi yang benar-benar dibutuhkan dan tepercaya saja yang dapat mengakses data pribadi.
Manfaatkan Browser yang Mengutamakan Privasi
Cara ubah pengaturan keamanan Android pada hp baru berikutnya bisa dengan menggunakan browser yang mengutamakan privasi. Jika kamu biasa menggunakan Chrome yang terintegrasi di berbagai tracker dan sistem iklan Google untuk mengumpulkan data pengguna, maka kamu bisa memilih browser dengan fokus pada privasi seperti Firefox, Brave, atau DuckDuckGo.
Browser-browser ini dilengkapi pemblokir tracker secara default dan menawarkan kontrol cookie yang lebih ketat. Selain itu browser ini cenderung lebih ringan dan hemat data sehingga kombinasi browser beserta search engine ini membuat aktivitas browsing menjadi lebih aman dan minim pelacakan.

Sumber: istockphoto
Kunci Kartu SIM
Pengaturan keamanan Android pada hp baru yang terakhir adalah dengan Dengan mengaktifkan kunci kartu SIM melalui lapisan keamanan seperti PIN pada SIM card. Hal ini berarti walaupun kartu SIM dicabut dan dipasang ke perangkat lain, nomor tetap tidak bisa digunakan untuk menelepon, mengirim SMS, atau menerima kode OTP.
Hal ini dapat mencegah penyalahgunaan nomor yang sering jadi celah pembobolan akun. Cara mengaktifkannya dengan masuk ke menu Settings, Security and Privacy, More Security Settings, dan SIM Card Security. Setelah itu aktifkan opsi Lock SIM Card, masukkan PIN bawaan dari provider, kemudian ganti dengan PIN baru yang lebih mudah diingat namun sulit ditebak.
Itu dia sejumlah cara ubah pengaturan keamanan Android pada perangkat baru yang bisa membantu hp kamu terjaga dengan baik. Hal ini tentu bisa menjadi kebiasaan kamu ketika membeli gadget baru nantinya. Apalagi jika hp yang kamu gunakan didukung sistem keamanan default lebih baik seperti di Samsung Galaxy S25.
HP Samsung Galaxy ini didukung fitur Samsung Knox yang bisa mengamankan data-data penting di dalam perangkat. Jika tertarik, kamu bisa mendapatkan Samsung Galaxy S25 secara online di erafone. Caranya dengan mengunjungi website resmi erafone atau download aplikasinya di smartphone. Jadi tunggu apalagi? Yuk, dapatkan produk gadget sesuai kebutuhanmu secara mudah hanya di erafone, sekarang.
Baca juga: Cara Memanfaatkan Mode Flex di Galaxy Z Flip7, Main HP Jadi Canggih!
