iOS VS Android untuk Urusan Main Game?

Rabu, 04 April 2018

 

Hi Erafoners - Artikel ini wajib kalian baca buat kamu yang ngakunya suka gaming. Antara iOS dan Android manakah yang lebih baik untuk digunakan untuk bermain game??? Pastinya kamu bingung kan menentukan pilihan mana yang lebih baik? Perdebatan panjang antara iOS dan Android dari setiap sisi mungkin memang tak akan pernah usai. Yang perlu dicatat dan digaris bawahi adalah IOS merupakan sistem operasi yang tertutup yang hanya digunakan oleh Apple sedangkan Android merupakan sistem operasi yang terbuka yang digunakan oleh hampir semua brand smartphone yang ada.

Kali ini erafone.com akan membahas performa kedua OS tersebut dari sisi gaming. Kedua OS ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam urusan gaming. Berikut adalah beberapa poin perbedaanya :

 

1. Urusan Perilisan Game

Hal yang paling mendasar dari perbedaan kedua OS tersebut adalah waktu perilisan game. Harus kita akui, bahwa lebih banyak pengembang game yang memilih untuk memasarkan game-nya lebih dahulu pada platform IOS ketimbang pada platform Android. Tentunya urusan "uang" yang melatarbelakangi hal ini. Kebanyakan para pengguna IOS jauh lebih royal bila dibandingkan dengan pengguna Android. Beberapa pengembang game mengatakan perbandingannya terpaut hingga mencapai angka 33 persen di antara keduanya. Itulah yang membuat Apple mampu membayar para developer lebih dari 25 miliar dolar sejak tahun 2008.

 

2. Pengembangan Game pada OS yang Digunakan

Berapa banyak smartphone yang menggunakan sistem operasi IOS? Pastinya hanya Apple yang bisa menggunakannya dan jumlahnya masih dapat dihitung jari. Bila dibandingkan dengan sistem operasi Android, jumlahnya sudah tidak bisa dijitung jari lagi. Hampir semua brand yang memproduksi smartphone pasti menggunakan sistem operasi Android keluaran dari Google ini.

Pada tahun 2015 saja, Google mencatat bahwa ada lebih dari 18.000 perangkat Android yang bersaing di seluruh dunia. Setiap satu dari 18.000 perangkat itu memiliki hardware dan juga software yang berbeda - beda. Selain itu, ukuran layar, resolusi layar, aspect ratio, kombinasi tombol yang berlainan menambah kerumitan pengembangan game di Android.

Hal ini membuat pengembang game akan lebih memilih memfokuskan diri untuk mengembangkan game di IOS dibandingkan dengan Android. Sekalipun mereka menguji game-nya pada Android, mereka hanya akan melakukan pengujian pada empat hingga lima smartphone terkemuka saja, selebihnya mereka menunggu feedback dari para pengguna.

 

3. Pengalaman Pengguna yang terus Konsisten

Jika kalian men-download  game yang ada pada sistem operasi IOS, pastinya kalian sangat yakin bahwa pengalaman bermain game tersebut akan lancar bila dimainkan. Bila dibandingkan dengan sistem operasi Android, kalian tentu tidak bisa memastikan hal tersebut sebelum mencobanya secara langsung, apalagi jika kalian menggunakan perangkat yang berbeda merek. Karena bisa saja suatu game lancar di brand S, namun kurang lancar di brand X atau begitu juga sebaliknya. Pastinya pengalaman bermain game yang dirasa tak akan sama. Bahkan pada beberapa kasus, saat mereka membeli perangkat yang jauh lebih canggih, game favorit justru belum di support full oleh pengembang game.

 

4. Peredaran Game Palsu 

Untuk urusan peredaran game palsu, kali ini IOS dan Android harus sepakat untuk memiliki permasalahan yang sama. Peredaran game palsu ini sangat berbahaya, bahkan bisa dimanipulasi menjadi malware. Misalnya pada pertengahan 2016 yang lalu, kala game Pokemon GO sangat meledak di pasaran. Banyak aplikasi bodong yang masuk ke dalam App Store maupun Play Store, sehingga puluhan ribu pengguna IOS maupun Android yang men-download aplikasi palsu tersebut terjebak didalamnya. Bahkan beberapa di antara aplikasi palsu tersebut yang terdeksi terinjeksi virus dan malware di dalamnya.

 

5. Frames per Second

Mungkin bagi seorang gamer yang terbiasa bermain game di PC ini adalah hal yang serius untuk diperhatikan, tapi para gamer mobile biasanya hal ini jarang diperhatikan. Lantas, antara IOS dan Android, yang mana yang paling baik dalam soal skor FPS? Sebenarnya frame rate di setiap ponsel dibatasi di rata-rata 30 FPS untuk menjaga daya tahan baterai. Namun, IOS kembali memenangkan sektor sebagai pencapai FPS tertinggi.

Hal ini dibuktikan dengan melakukkan pengujian pada iPhone SEiPhone 6SGalaxy S7 Edge, dan HTC 10. Keempat smartphone ini diuji memainkan game Lara Croft Go, dan hasilnya smartphone IOS dapat mencapai 60 FPS, sedangkan smartphone Android hanya mampu mengelola hingga 44 FPS saja.

 

Bisa dikatakan untuk urusan gaming smartphone IOS lebih superior bila dibandingkan dengan smartphone Android. Namun, bukan berarti Android adalah OS yang buruk untuk digunakan sebagai ponsel gaming. Hanya saja, Android sebagai sistem operasi yang terbuka membuat pengembang game menjadi tidak bisa fokus untuk mengembangkan game-nya secara optimal. Hal ini membuat smartphone Andorid menjadi sedikit tertinggal.

Jadi kalau kalian sangat hobi memainkan game di mobile, maka sebaiknya kamu memilih smartphone IOS meskipun kamu harus merogoh kocek lebih dalam. Kalian tidak perlu khawatir lagi ketika memainkan game di smartphone IOS. Tapi untuk pengguna Android, ada baiknya kamu memastikan berbagai aspek terlebih dahulu sebelum memilih perangkat, agar nantinya pengalaman bermain game tidak terkendala.

Copyright © 2018 Erafone.com. All rights reserved.