New Nova is Coming : Review Huawei Nova 3i Indonesia

Kamis , 26 Juli 2018

Hi Erafoners – Huawei Indonesia kembali akan menelurkan smartphone terbaru mereka di Indonesia. Sepertinya kali ini Huawei Indonesia akan serius menjajaki pasar smartphone di Indonesia. Akhir – akhir ini memang sepertinya Huawei sangat aktif dan bergerilya melakukan ekspansi di luar pasar China, terutama di negara – negara Asia lainnya. Hal ini dilakukkan jelas untuk semakin meningkatkan eksistensi Huawei di dunia sebagai salah satu produsen smartphone terbesar di dunia.

Rasanya besarnya penjualan suatu barang di satu negara akan cukup dipengaruhi oleh banyaknya jumlah penduduk di negara tersebut. Sepertinya hal ini berlaku pula di tanah air kita tercinta, Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia, yaitu sekitar 260 jutaan orang.  Menurut riset, pengguna aktif handphone dan smartphone di Indonesia berjumlah lebih dari 100 jutaan orang. Artinya, brand smartphone yang hadir di Indonesia, akan memiliki peluang lebih untuk menggaet manisnya pasar Indonesia karena pasar Indonesia dapat dibilang sangat sangat menggiurkan bagi para produsen informasi teknologi.

Huawei Indonesia pada tahun 2018 ini dapat dikatakan cukup aktif membawa smartphone terbaru mereka ke Indonesia. Setidaknya terdapat 2 buah smartphone Huawei baru yang diluncurkan selama kurun waktu semester 1 tahun 2018. Kedua smartphone Huawei tersebut adalah Huawei Nova 2 Lite yang diposisikan di kelas menengah dan Huawei P20 Pro yang diposisikan di kelas flagship. Keduanya dapat dikatakan cukup berhasil menarik hati masyarakat Indonesia.

Kali ini, Huawei Indonesia meluncurkan smartphone seri Nova terbaru yang diberi nama Huawei Nova 3i. Huawei Nova 3i juga diposisikan sebagai smartphone kelas menengah untuk bersaing secara langsung dengan beberapa brand lain yang terlebih dahulu telah bermain di posisi ini. Tiga sektor utama, yaitu sektor design, sektor performa, dan sektor kamera merupakan sektor utama yang akan dijual oleh Huawei. Apakah Huawei Nova 3i juga bisa menggaet hati masyarakat Indonesia seperti  seri – seri smartphone Huawei lainnya? Terus baca ulasan erafone.com sampai habis yah…

 

1.       Design

Menurut erafone.com, salah satu syarat yang harus dipenuhi agar sebuah smartphone kelas menengah dapat bersaing dengan kompetitor yang sudah bermain di kelas ini sebelumnya. Menurut erafone.com, Huawei Nova 3i memenuhi syarat tersebut. Bagian depan dan bagian belakang Huawei Nova 3i dibalut dengan kaca yang tidak ada informasi apakah kaca yang digunakan sudah tahan gores atau belum. Seperti kebanyakan smartphone lain yang menggunakan material kaca, sudah barang tentu jika sidik jari kita akan mudah sekali membekas pada bagian depan maupun bagian belakang smartphone ini. Opsi menggunakan casing tambahan merupakan salah satu pilihan yang dapat dicoba

Bagian depan dan bagian belakang smartphone ini disatukan dengan sebuah frame metal pada bagian tengahnya. Kombinasi ini mengingatkan erafone.com pada kakaknya yang terlebih dahulu hadir di pasar Indonesia, yaitu Huawei P20 Pro. Alhasil Huawei Nova 3i yang masuk ke dalam kelas smartphone menengah, memiliki design mewah khas smartphone flagship.

Smartphone ini sangat solid ketika digenggam. Kesan smartphone mahal turut hadir pada smartphone ini. Tetapi, bila erafoners yang sering meggunakan celana yang agak ketat atau erafoners yang suka menyimpan smartphone di kantong kemeja kemungkinan akan mengalami sedikit kesulitan. Hal ini disebabkan karena dimensi Huawei Nova 3i cukup panjang untuk mengakomodasi layarnya yang lumayan besar. Hal ini tidak dikombinasikan dengan bezel yang tipis, terbukti smartphone ini masih memiliki bezel bagian atas, bawah, kiri, kanan yang lumayan tebal.

Di frame bagian atas smartphone ini cukup bersih, hanya terdapat list antenna di frame metalnya. Di frame bagian kiri, terdapat slot dual nano sim card dan slot memori eksternal yang menggunakan jenis hybrid. Di frame bagian kanan, terdapat tombol volume up, tombol volume down, dan tombol power. Frame bagian bawah smartphone ini cukup ramai dengan adanya lubang speaker, lubang microphone, list antenna, lubang port micro USB, dan jack audio 3,5 mm.

Sayangnya smartphone ini masih mengandalkan port micro USB yang digunakan untuk transfer data dan melakukkan pengisian daya baterai. Hal ini merupakan salah satu kelemahan smartphone ini dibandingkan dengan kompetitor lain yang sudah menggunakan port USB type C. Untungnya, disaat smartphone sejenis lain meninggalkan jack audio 3,5 mm, Huawei Nova 3i tetap dibekali dengan jack audio 3,5 mm. Hal ini membuat erafoners dapat menggunakan perangkat audio yang sesuai dengan preferensi erafoners.

Bagian depan dari Huawei Nova 3i hampir diisi sepenuhnya oleh layar. Sebesar 81% bagian depan Huawei Nova 3i adalah layar yang Huawei sebut sebagai FullView Display terbaru. Layar Huawei Nova 3i juga sudah memiliki aspek rasio yang sangat lebar. Untuk menjadi smartphone kekinian, tak lupa Huawei Nova 3i memiliki poni atau “Notch” yang kali ini cukup lebar tidak seperti kakaknya, yaitu Huawei P20 Pro. Poni atau “Notch” tersebut diisi dengan dua buah kamera depan, beberapa sensor, dan tentunya earpiece. Notch dan bagian dalamnya yang dibuat sangat simetris menambah keeksklusifan design smartphone ini.

Bagian belakang smartphone ini juga memiliki kemiripan dengan Huawei P20 Pro. Kamera diletakkan pada bagian kiri atas belakang yang dikonfigurasikan secara vertikal. Lampu flash diletakkan di bawah konfigurasi kamera. Namun yang jadi pembedanya, sensor sidik jari pada Huawei Nova 3i diletakkan pada bagian belakang. Selain itu pada bagian belakangnya disematkan merk Huawei.

Secara overall, erafone.com sangat menyukai design dari Huawei Nova 3i. Smartphone ini terkesan mewah dan rasanya cukup memiliki tingkat prestisius yang tinggi. Solid dengan build quality yang baik khas Huawei turut hadir pada Huawei Nova 3i.

 

2.       Layar

Huawei Nova 3i dibekali dengan ukuran layar yang lumayan besar bila dibandingkan dengan smartphone kelas menengah lainnya. Layar berukuran 6,3” mengisi kurang lebih 81% bagian depan smartphone ini. FullView display versi terbaru turut hadir pada smartphone ini. FullView display terbaru ini memiliki aspek rasio yang sangat lebar, yaitu 19,5 : 9. Dengan memiliki layar yang ber–aspek rasio super lebar ini, maka tentunya akan lebih banyak konten yang tertampil di layar smartphone ini. Layar dengan aspek rasio yang lebar ini pula akan membuat dimensi dari sebuah smartphone akan tetap ringkas walaupun ukuran layar yang ditanamkan kepada smartphone lumayan luas.

Selain itu, dengan memiliki layar yang aspek rasionya lebar, maka hal ini akan sangat membuat kita tidak perlu banyak – banyak men–scroll layar atau dengan kata lain dengan scroll layar yang minimal, maka akan konten yang tertampil untuk kita nikmati. Menonton video, bermain game, berselancar di dunia maya, menggunakan social media, dan kegiatan lain saat kita menggunakan Huawei Nova 3i akan menjadi lebih nyaman dan mudah. Untuk resolusinya sendiri, Huawei Nova 3i sudah dibekali dengan layar FHD+ (1080 x 2340 pixels). Dengan resolusi FHD+ pada layar berukuran 6,3”, maka kerapatan layar Huawei Nova 3i mencapat 409 PPI (pixels per inch) yang menurut erafone.com sudah cukup baik.

Seperti kebanyakan smartphone terbaru lainnya, Huawei Nova 3i juga memiliki poni atau “Notch” pada layarnya. Bagian sisi kiri dan sisi kanan poni akan memunculkan ikon notifikasi, jam, dan informasi – informasi lainnya. Namun, menurut erafone.com dimensi dari poni di layar ini terlalu besar, masih terdapat space kosong yang masih bisa dimaksimalkan agar ukuran poni dapat diminimalkan. Kami masih lebih menyukai ukuran poni yang dimiliki oleh kakaknya sendiri, yaitu Huawei P20 Pro. Ukuran poni yang sangat minimalis, namun tetap maksimal fungsinya, akan membuat layar yang diaplikasikan dapat lebih luas. Hal ini akan membuat rasio layar di bagian depan smartphone ini jauh lebih besar dan semakin banyak informasi yang dapat ditampilkan pada sisi kiri dan sisi kanan poni.

Dua mode layar dimiliki oleh Huawei Nova 3i, yaitu mode normal dan mode vivid untuk menampilkan layar yang lebih kaya akan warna. Mode layar ini kemudian akan dikombinasikan dengan tiga pilihan temperatur warna yang dimiliki oleh Huawei Nova 3i, yaitu mode default, mode cool atau lebih kebiruan, atau mode warm yang lebih kekuningan. Dengan banyaknya pilihan layar pada Huawei Nova 3i membuat kita dapat menyesuaikan opsi layar sesuai dengan preferensi erafoners.

Selain itu, fitur eye comfort juga tak lupa hadir pada smartphone ini. Rasanya fitur ini merupakan salah satu fitur penting yang harus hadir di semua smartphone, karena kehidupan kita saat ini tidak mungkin terlepas dari gadget yang bernama smartphone. Untuk tetap menjaga kesehatan mata kita, maka fitur eye comfort ini sangat bermanfaat, karena akan mereduksi spektrum warna biru dan warna ungu yang kurang baik untuk mata kita. Poni atau “Notch” Huawei Nova 3i dapat ditampilkan dan dapat juga disembunyikan. Fitur ini membuat kita rasanya memiliki dua smartphone yang berbeda hanya dengan satu pengaturan saja.

Secara overall, layar Huawei Nova 3i ini asik untuk dipandang. Warnanya memang sedikit kearah kebiruan menurut erafone.com, meskipun sudah dipilih pengaturan mode layar normal dan mode temperature layar default. Kontras dan tingkat ketajamannya baik, menonton video dan bermain game di Huawei Nova 3i tidak menjadi masalah. Hal ini juga ditunjang dengan layarnya yang berukuran jumbo yang juga dikombinasikan dengan aspek rasio layar yang sangat lebar, yaitu 19,5 : 9.

 

3.       Performa & Fitur

Dahulu kala, sebuah smartphone kelas menengah identik dengan harga yang cukup bersahabat, tetapi memiliki performa yang pas – pasan. Namun, seiring berkembangnya jaman dan kemajuan teknologi, smartphone kelas menengah saat ini tidak lagi demikian. Harga yang ditawarkan masih cukup masuk akal, tetapi performa dan fitur yang ditawarkan sudah cukup mumpuni. Hal ini berlaku pula pada performa Huawei Nova 3i yang dapat dikatakan cukup diatas rata – rata.


Huawei Nova 3i dibekali dengan chipset prosesor midrange terbaru buatan Huawei sendiri, yaitu HiSilicon Kirin 710 yang digadang – gadang merupakan pesaing kuat dari chipset prosesor terbaru keluaran dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 710. Kirin 710 yang memiliki 8 inti otak terbagi menjadi 4 inti otak untuk performa tinggi berarsitektur Cortex – A73 yang berkecepatan 2,2 GHz dan 4 inti otak untuk konsumsi daya baterai rendah yang berasitektur Cortex – A53 yang berkecepatan 1,7 GHz.

Prosesor kirin 710 ini pertama kali digunakan pada Huawei Nova 3i yang overall performanya baik. Untuk penggunaan sehari – hari, seperti kegiatan chatting, menonton youtube, bermain sosial media dapat dilahap smartphone ini tanpa masalah yang berarti. Untuk urusan bermain game yang lumayan berat pun, menurut erafone.com sudah baik untuk smartphone di kelas 4 jutaan rupiah. Apalagi secara default Huawei Nova 3i sudah mendukung fitur GPU Turbo yang akan meningkatkan performa dari smartphone tetapi juga akan lebih irit daya baterai. Meskipun erafone.com merasa bodi smartphone bagian belakang di dekat kamera akan sedikit menghangat, tetapi pengalaman penggunaan smartphone ini tetap asik.

Huawei Nova 3i sudah menjalankan sistem operasi Android 8.1.0 Oreo terbaru yang user interfacenya sudah dipermak oleh Huawei dengan menggunakan EMUI versi 8.2 terbaru. Erafone.com merasa UI dari EMUI kini sudah lebih baik, ikon – ikon terlihat lebih fresh, kombinasi pemilihan warna, pemilihan wallpaper, dan animasi sudah jauh lebih kontras dan tampak hidup pada Huawei Nova 3i. Ini mungkin merupakan jawaban dari Huawei yang banyak dikritik akibat UI EMUI nya yang kurang diminati.

Performa Huawei Nova 3i semakin tangguh karena dikombinasikan dengan RAM sebesar 4GB dan kapasitas memori internal yang sangat luas, yaitu 128GB. Apabila erafoners merasa kapasitas memori internal yang disediakan kurang besar, maka erafoners tinggal memasukkan kartu microSD tambahan hingga 256GB. Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi salah satu poin yang sangat diperhatikan oleh Huawei. AI hampir digunakan pada semua sektor di smartphone ini, seperti AI Communication, AI Game Suite, AI Noise Cancellation, AI Gallery, AI Camera, dan masih banyak lainnya.

Konektivitas menjadi salah satu sektor yang wajib diperhatikan produsen agar pengalaman penggunaan smartphone ini tidak menjadi masalah. Huawei Nova 3i sudah dibekali dengan fitur Dual 4G yang cukup jarang dimiliki oleh kompetitornya. Dengan fitur ini, apabila erafoners memasukkan 2 kartu sim pada smartphone ini, maka keduanya akan berada di jaringan standby 4G. Bluetooth versi 4.2, GPS, AGPS, Glonass, sensor proximity, sensor cahaya, sensor kompas, sensor gyroscope, sensor acceleration sudah tersedia pada smartphone ini.

Fitur motion control tak lupa hadir pula pada Huawei Nova 3i. Dengan adanya fitur motion control ini, maka erafoners sebagai pengguna smartphone ini akan semakin dimanjakan dengan teknologi yang disuguhkan. Hal ini sudah pasti akan membuat pengalaman menggunakan smartphone ini menjadi lebih asik. Beberapa hal yang bisa erafoners lakukan, seperti erafoners tinggal membalikan smartphone ini untuk mereject telepon atau mematikan alarm, erafoners tinggal mengangkat smartphone ini untuk menyalakan layarnya dan lain – lain.

Output suara yang dikeluarkan oleh Huawei Nova 3i lewat lubang speakernya di bagian bawah cukup baik dan lantang. Namun, sayangnya speaker yang ditanamkan pada smartphone ini belum stereo atau memiliki sertifikasi audio lainnya. Penempatan speaker di frame bagian kanan bawah sepertinya perlu diperbaikki pada seri smartphone Huawei Nova selanjutnya. Terkadang ketika sedang bermain game, menonton video, atau kegiatan yang harus memposisikan smartphone tidur, lubang speaker tertutup oleh jari kita, sehingga keluaran suaranya menjadi terhambat.

Menurut erafone.com, secara overall kinerja dan performa Huawei Nova 3i ini sangat baik untuk smartphone yang akan bersaing di smartphone kelas menengah. Banyaknya fitur yang disuguhkan di Huawei Nova 3i menjadi salah satu daya tarik sendiri yang tidak dimiliki oleh kompetitornya.

 

4.       Kamera

Tak dipungkiri sektor kamera menjadi salah satu bagian yang acap kali digunakan oleh pabrikan untuk dijadikan senjata ketika meluncurkan sebuah smartphone terbaru mereka. Pabrikan smartphone tahu kalau orang Indonesia itu sangat gemar sekali mengabadikan setiap kegiatan dan momen yang mereka alami setiap hari. Erafoners setuju kan???? Maka dari itu, kualitas kamera belakang dan kamera depan yang ajib rasanya merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dimiliki oleh sebuah smartphone kelas menengah.

Hal ini juga rasanya berlaku pada Huawei Nova 3i, smartphone ini bukan hanya dibekali dengan 2 atau 3 kamera melainkan 4 kamera sekaligus. Dua buah kamera diletakkan dibagian belakang sebagai kamera utama dan dua buah kamera diletakkan di bagian depan sebagai kamera selfie. Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan mengambil peranan yang cukup penting pada kamera Huawei Nova 3i. Kecerdasan buatan akan mengenali beberapa scene yang ditangkap oleh kamera smartphone, kemudian kecerdasan buatan akan menentukkan pengaturan yang cocok dan sesuai, lalu diterapkan untuk scene tersebut

Selain kemampuan kecerdasan buatan yang ditanamkan pada kamera Huawei Nova 3i, mode High Dynamic Range (HDR) yang biasa hadir hanya pada kamera belakang saja, kini hadir juga pada kamera depan. Hal ini membuat kualitas foto selfie yang dihasilkan akan semakin sempurna terutama untuk objek – objek yang gelap atau lainnya. Foto portrait merupakan salah satu scene foto yang sedang naik daun belakangan ini. Untuk itu pada kamera depan dan kamera belakang Huawei Nova 3i disediakan sebuah fitur yang bernama 3D Portrait Lightning yang setidaknya memiliki kurang lebih 6 pengaturan pencahayaan berdasarkan software.

Kamera belakang beresolusi 16 MP yang memiliki bukaan aperture sebesar f/2.2 ditambah dengan kamera beresolusi 2 MP untuk menghasilkan foto bokeh. Serupa dengan smartphone Huawei yang sudah terlebih dahulu hadir, baik tingkat bokeh dan pengaturan foksnya dapat diatur sebelum maupun sesudah foto dihasilkan. Untuk semakin meningkatkan kualitas kameranya, terdapat dua teknologi autofocus sekaligus yang ditanamkan pada kamera belakang Huawei Nova 3i, yaitu Phase Detection Auto Focus (PDAF) dan Contrast Detection Auto Focus (CDAF).

Untuk kamera depannya, Huawei Nova 3i memiliki kamera yang beresolusi 24 MP dengan bukaan aperture sebesar f/2.0 ditambah dengan kamera beresolusi 2 MP yang juga digunakan untuk menghasilkan foto bokeh. Terdapat teknologi fusion pixel yang dibenamkan pada kamera depan smartphone ini. Dengan adanya teknologi fusion pixel yang dimiliki oleh smartphone ini, Huawei mengklaim foto yang dihasilkan akan lebih tajam, clear, dan terang. Sayangnya untuk kamera depan dari Huawei Nova 3i ini belum dilengkapi dengan autofocus.

Terdapat 2 fitur unik dan menarik yang hadir pada Huawei Nova 3i ini. Kedua fitur tersebut adalah Qmoji dan AR Stiker. Qmoji merupakan salah satu fitur yang mirip dengan fitur Animoji atau Zenmoji yang dimiliki oleh brand sebelah. Fitur ini merupakan salah satu poin plus yang dimiliki oleh smartphone di posisi kelas menengah karena belum banyak kompetitor yang memiliki fitur ini. Qmoji akan mendeteksi mimik wajah kita, gerakan, serta suara kita yang kemudian akan disesuaikan dan dipersonalisasikan lewat Qmoji yang saat ini berbentuk binatang. Foto, video, maupun GIF Qmoji bisa dihasilkan dan kemudian erafoners bisa membagikannya kepada teman – teman semua.

AR stiker cenderung mirip dengan smartphone lain yang sudah memiliki fitur serupa. Hasil foto yang keluaran dari kamera Huawei Nova 3i lumayan ok untuk smartphone kelas menengah. Warna yang cenderung strong ditambah dengan kontras, tingkat ketajaman, detail, dan dynamic range yang ciamik membuat momen erafoners pasti tertangkap dengan ok. Hasil foto bokeh memiliki tepian yang cukup rapi. Artificial intelligence akan membuat kualitas foto semakin tidak natural dan terlihat seperti foto yang sudah diberikan filter dan efek. Tingkat saturasi pada foto yang telah di poles dengan AI sangat tinggi dan membuat foto menjadi sangat berwarna. Untungnya fitur AI ini dapat dinyalakan dan dimatikan sesuai dengan preferensi kita. Foto pada kondisi kurang cahaya juga memiliki hasil yang lumayan walaupun noise masih terasa pada hasil fotonya.

Hasil foto kamera depannya juga baik, hasil foto dapat erafoners bagikan ke sosial media kamu tanpa perlu khawatir hasilnya kurang maksimal. Berikut adalah hasil foto yang ditangkap dengan menggunakan kamera Huawei Nova 3i. Silahkan erafoners nilai sendiri yah…

Untuk urusan perekaman video, resolusi maksimal yang bisa direkam oleh Huawei Nova 3i adalah pada resolusi Full HD (1080p) 60 fps. Sayangnya, kamera Huawei Nova 3i ini belum dilengkapi dengan stabilisasi apapun, baik secara hardware atau optical maupun secara software atau electronic. Hal ini membuat hasil videonya yah begitu deh. Tapi sudah cukup baik juga kok. Silahkan klik disini untuk menonton video ulasan Huawei Nova 3i ini.

Menurut erafone.com, secara overall kualitas kameranya baik. Melihat harga yang ditawarkan smartphone ini, rasanya hasil kameranya sudah melebihi ekspektasi. Namun hal ini dapat dimaklumi karena selama ini smartphone Huawei selalu menghasilkan foto yang berkualitas tinggi. Untuk masalah kamera, Huawei Nova 3i sudah jelas dapat bersaing dengan kompetitor sejenis di smartphone kelas menengah.

 

5.       Kesimpulan

Dengan banderol harga sekitar 4,1 jutaan rupiah saja, maka erafone.com sangat merekomendasikan erafoners semua untuk membeli Huawei Nova 3i ini. Huawei Nova 3i merupakan pilihan yang sangat tepat apalagi untuk erafoners yang saat ini memang sedang mencari sebuah smartphone kelas menengah terbaru. Setidaknya terdapat 5 alasan utama mengapa erafoners, netizen, ataupun warganet semua harus membeli Huawei Nova 3i di erafone.com, yaitu  smartphone ini sangat kaya akan fitur, memiliki spesifikasi yang superior di kelas smartphone menengah, desain mewah seperti smartphone flagship, price to performance yang tinggi, serta harga yang sangat menggiurkan.

Layar yang tak hanya berukuran besar, tetapi memiliki kualitas yang baik, kamera yang berjumlah 4 buah sekaligus yang memiliki kualitas ciamik, chipset prosesor kelas menengah terbaru dan tercanggih yang dikombinasikan dengan kecerdasan buatan atay artificial intelligence (AI) yang debut pertama kali di Huawei Nova 3i, memori internal yang berkapasitas sangat besar untuk smartphone kelas menengah, kapasitas baterai yang lumayan besar, tingkat keamanan smartphone lewat sensor sidik jari dan face unlock yang proses verifikasinya sangat cepat. Hal – hal diatas merupakan beberapa key selling point Huawei Nova 3i.

 

Dapatkan cashback up to Rp. 400.000,00*, bonus bluetooth headset dan powerbank*, hingga gratis pengiriman dengan melakukkan pre - order Huawei Nova 3i hanya di erafone.com

Copyright © 2018 Erafone.com. All rights reserved.