|
Kategori
Store

6 Jenis Investasi untuk Pemula yang Paling Cocok Buat Kamu

Sumber: My Pocket Goals

Libur akhir tahun sering kali jadi momentum tepat untuk mulai berpikir serius soal masa depan keuangan kamu. Salah satu cara yang efektif adalah melalui investasi. Namun, banyak pemula yan masih merasa asing dengan berbagai istilah yang biasa muncul saat ingin berinvestasi, seperti saham, reksa dana, atau obligasi. 

Ada berbagai jenis investasi untuk pemula yang sebenarnya dirancang agar mudah diakses, fleksibel dari sisi modal, dan risikonya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan mengenal karakter tiap instrumen sejak awal, kamu bisa lebih tenang dalam menentukan langkah pertama tanpa harus merasa terbebani oleh istilah teknis yang rumit. Nah, berikut ini ada sejumlah rekomendasi jenis investasi untuk pemula yang bisa kamu coba. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Reksa Dana

Reksa dana menjadi salah satu jenis investasi yang paling ramah bagi pemula karena prosesnya relatif sederhana dan modal awalnya tidak harus besar sehingga cocok untuk kamu yang baru mulai belajar berinvestasi. Secara prinsip, reksa dana adalah wadah penghimpun dana dari berbagai investor yang kemudian dikelola oleh manajer investasi profesional untuk ditanamkan ke berbagai aset keuangan seperti saham, obligasi, atau instrumen pasar uang.

Dana yang dihimpun oleh manajer investasi tersebut kemudian dikelola oleh ahli dan didiversifikasi sehingga risiko investasinya jauh lebih kecil. Selain itu, reksa dana juga biasanya terjangkau dan dapat dibeli secara online melalui aplikasi investasi. Namun meskipun cocok untuk pemula, nilai investasi dapat naik dan turun sesuai kondisi pasar sehingga kamu tetap perlu memahami profil risiko dan tujuan investasi sebelum memilih produk reksa dana. 

Jenis_Investasi_untuk_PemulaSumber: ANI News

Deposito

Jenis investasi untuk pemula yang bisa kamu coba berikutnya adalah rekening deposito, terutama jika kamu ingin menyimpan dana tanpa harus terlibat langsung dalam fluktuasi pasar modal. Deposito sendiri merupakan produk simpanan berjangka dari bank di mana kamu menempatkan sejumlah uang untuk periode tertentu dengan bunga yang umumnya lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. 

Selama periode itu, uangmu akan disimpan dan tidak bisa dicairkan bebas tanpa penalti sebelum jatuh tempo, tetapi kamu akan mendapatkan imbal hasil bunga yang stabil. Deposito sering direkomendasikan bagi investor yang ingin meminimalkan risiko sambil tetap mendapatkan kepastian imbal balik.
 

Instrumen ini umumnya memiliki risiko lebih rendah dibandingkan instrumen lain seperti saham karena suku bunga dan jangka waktu ditetapkan di awal serta dana yang kamu simpan biasanya dijamin oleh lembaga penjamin simpanan hingga batas tertentu sehingga kemungkinan kehilangan modal sangat kecil.

Baca juga: 7 Produk Investasi saat Krisis Ekonomi yang Paling Stabil

Saham

Rekomendasi jenis investasi untuk pemula berikutnya yang bisa kamu coba adalah saham. Saham menjadi salah satu pilihan yang paling cocok buat kamu yang baru mulai belajar tentang investasi karena instrumen ini menawarkan potensi keuntungan yang cukup besar dalam jangka panjang. Secara sederhana, saham adalah surat berharga yang menunjukkan kepemilikan atas sebagian kecil perusahaan.

Ketika kamu membeli saham, artinya kamu menjadi pemilik kecil dari perusahaan tersebut dan berhak atas sebagian keuntungan yang dihasilkan, misalnya lewat dividen atau selisih kenaikan harga saham jika dijual di kemudian hari. Meski begitu, saham juga memiliki risiko yang perlu dipahami sebelum kamu mulai berinvestasi, terutama bagi pemula. 

Harga saham berfluktuasi tergantung kondisi pasar, kinerja perusahaan, dan faktor ekonomi makro sehingga nilainya bisa turun maupun naik dalam jangka pendek. Oleh karena itu, sebaiknya kamu memulainya dengan memilih perusahaan dengan fundamental kuat atau blue-chip yang punya risiko lebih kecil.

Obligasi atau Surat Berharga Negara

Salah satu rekomendasi investasi untuk pemula selanjutnya adalah obligasi atau surat berharga negara. Instrumen investasi yang satu ini punya sifat yang lebih aman dan terukur dibandingkan saham sekaligus menawarkan return yang stabil. Surat berharga negara atau SBN adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia di mana kamu sebagai investor dapat meminjamkan dana kepada negara untuk jangka waktu tertentu. Sebagai gantinya, pemerintah akan membayar bunga secara berkala serta mengembalikan pokok investasi saat jatuh tempo.

Instrumen ini bisa dibeli lewat bank, sekuritas, atau platform investasi online, dan karena dijamin oleh negara, risikonya cenderung lebih rendah dibandingkan investasi berisiko tinggi lain. Ada beberapa jenis SBN yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan preferensi kamu sebagai pemula, seperti ORI atau Obligasi Ritel Indonesia, SBR atau Saving Bond Ritel, atau Sukuk atau Surat Berharga Syariah Negara. 

Jenis_Investasi_untuk_PemulaSumber: Adaremit Blog

Emas

Emas menjadi salah satu jenis instrumen investasi yang paling cocok bagi pemula. Emas punya sifat yang relatif stabil dan mudah dipelajari sekaligus menjadi salah satu cara store of value atau cara menyimpan nilai kekayaan agar tidak tergerus oleh inflasi. Emas merupakan instrumen yang dapat mempertahankan nilainya dalam jangka panjang sehingga banyak diandalkan oleh investor sebagai lindung nilai yang efektif terhadap gejolak ekonomi atau inflasi. 

Selain itu, kamu juga bisa menjadikan emas sebagai cara untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Ada beberapa cara untuk berinvestasi emas yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, termasuk membeli emas fisik dan emas digital atau online melalui platform investasi tertentu. Apalagi investasi emas digital kini juga bisa dimulai dengan modal yang cukup fleksibel sehingga sangat cocok bagi pemula yang ingin mulai belajar investasi secara bertahap. 

ETFs atau Exchange-Traded Funds

Salah satu rekomendasi jenis investasi untuk pemula yang bisa kamu coba selanjutnya adalah ETFs atau Exchange-Traded Funds yang kini mulai menarik banyak perhatian investasi karena sifatnya yang menggabungkan karakter reksa dana dan saham sekaligus. ETF pada dasarnya merupakan wadah investasi kolektif yang mengumpulkan dana dari banyak investor untuk membeli beragam aset seperti saham, obligasi, atau komoditas dalam satu paket investasi.

Beragam aset tersebut kemudian diperdagangkan di bursa saham layaknya saham biasa. Dengan membeli unit ETF, kamu secara tidak langsung akan memiliki sebagian dari portofolio aset yang luas dan terdiversifikasi tersebut tanpa harus memilih aset satu per satu. Salah satu keunggulan utama ETF bagi pemula adalah fleksibilitas dan likuiditas yang ditawarkannya.

Nah, itu dia sejumlah jenis investasi untuk pemula yang sangat cocok saat baru pertama kali mulai belajar investasi. Sebelum mulai menempatkan dana ke berbagai instrumen investasi, penting bagi kamu untuk lebih dulu menyusun strategi keuangan yang jelas, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang. 

Selain perencanaan yang matang, aktivitas investasi juga akan lebih optimal jika didukung perangkat gadget yang andal sehingga kamu bisa memantau pergerakan pasar dan portofolio investasi secara praktis kapan saja. Salah satu pilihan perangkat yang bisa menunjang kebutuhan tersebut adalah Xiaomi 15 Ultra

Apalagi HP Xiaomi 15 Ultra turut dibekali performa yang responsif dengan efisiensi daya lebih baik berkat penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite. Tak hanya itu, kehadiran berbagai fitur AI turut membantu kelancaran aktivitas multitasking maupun pekerjaan harian yang membutuhkan performa tinggi.

Menariknya, Xiaomi 15 Ultra bisa kamu dapatkan dengan penawaran harga khusus melalui erafone. Kamu juga berpeluang memperoleh potongan harga tambahan dengan bergabung sebagai member MyEraspace. Jadi, jangan tunda lagi, segera temukan HP incaranmu dengan mengunjungi situs resmi erafone atau mengunduh aplikasinya sekarang juga.

Baca juga: Simak Sejumlah Tips Memulai Investasi Saham bagi Investor Pemula


Diunggah Pada : 18 Des 2025 | Kategori TECHNOLOGY
    COPYRIGHT © 2026 ERAFONE.COM ALL RIGHTS RESERVED.