
Menjadi seorang musisi menjadi impian banyak orang, pasti kamu pernah terpikirkan untuk bisa membuat lagu yang bisa dinikmati banyak orang. Impian itu sebenarnya bisa kamu wujudkan walaupun akses yang dimiliki terbatas. Siapapun bisa menciptakan karya musiknya masing-masing, bahkan dari ide-ide random yang sering terpikirkan di malam hari.
Tetapi, tantangan terbesarnya adalah kamu bingung harus memulainya dari mana. Langkah-langkah membuat lagu terasa sangat panjang dan membutuhkan alat profesional, dan terkadang itu membuatmu takut di awal. Padahal cara membuat lagu itu sederhana, asalkan kamu mau belajar, komit, dan tekun.
Tidak perlu malu atau merasa insecure dengan hasilnya, karena lagu dan musik adalah karya yang tidak pernah salah. Kamu bebas berkreasi dengan lirik dan nada sebebas-bebasnya, tanpa perlu khawatir dan membandingkan hasil karyamu dengan orang lain. Tunjukkan keberanianmu dengan mulai membuat lagu dengan mengikuti caranya berikut ini!
Tentukan Tema & Genre Musik
Langkah-langkah membuat lagu yang pertama adalah menentukan tema yang ingin kamu angkat. Tema bisa berasal dari pengalaman pribadi, kisah cinta, perjalanan hidup, atau bahkan hal sederhana yang kamu rasakan sehari-hari. Dengan memiliki tema yang jelas, kamu akan lebih mudah mengembangkan lirik dan emosi yang ingin disampaikan dalam lagu.
Setelah menentukan tema, kamu juga perlu memilih genre musik yang sesuai, seperti pop, rock, indie, atau akustik. Genre ini akan menjadi fondasi dalam menentukan suasana lagu, tempo, dan karakter musiknya. Ketika kamu mulai mengeksplorasi melodi atau menulis lirik, genre tersebut akan membantu mengarahkan proses kreatifmu. Fokuslah pada tema dan genre yang sama, supaya pesan lagu terasa lebih kuat dan mudah dipahami pendengar.

Sumber: Skoove
Buat Lagu dengan Struktur Sederhana
Bagi kamu para pemula yang baru berani membuat lagu, kamu bisa mulai membuat lagu dengan aransemen yang simple dan tidak terlalu kompleks. Struktur lagu sederhana justru lebih mudah dipahami dan membantu kamu fokus pada pesan yang ingin disampaikan.
Umumnya lagu terdiri dari beberapa bagian utama seperti verse, chorus, dan bridge. Ketiga bagian ini sudah cukup untuk membangun sebuah lagu yang utuh. Tidak perlu memaksakan elemen tambahan seperti pre-chorus, intro panjang atau harmoni yang rumit, cukup fokus pada struktur dasar tersebut.
Manfaatkan ketiga bagian ini, verse sebagai pembuka dari makna lagu. Lalu bagian chorus yang berisi refren sebagai pesan utama lagu sekaligus bagian inti yang paling mudah diingat. Sementara bridge berfungsi sebagai variasi agar lagu tidak terasa monoton.
Tulis atau Rekam Setiap Ide yang Datang
Proses membuat lagu tidak berlangsung cepat dan instan, karena membutuhkan waktu lama untuk eksplorasi ide. Kamu harus mencoba berbagai melodi, menulis ulang lirik, atau mencari hook yang paling pas. Bahkan tidak jarang sebuah lagu membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk bisa selesai. Maka dari itu, kamu harus peka dengan ide yang muncul kapan saja.
Sering kali inspirasi datang di momen yang tidak terduga, misalnya sebelum tidur, sedang mandi atau saat sedang bepergian. Ketika ide melodi atau ide lirik muncul, segera catat atau rekam di handphone. Cara sederhana ini bisa membantumu mengumpulkan banyak bahan untuk dikembangkan menjadi lagu utuh. Ide yang random dan spontan ini justru sering menjadi bagian terbaik dari sebuah lagu.
Baca juga: 5 Cara Download Lagu di YouTube Secara Gratis Tanpa Aplikasi
Gunakan Chord Simple
Banyak orang berpikir bahwa menciptakan lagu butuh kemampuan memainkan alat musik yang sangat mahir. Padahal, banyak lagu populer yang hanya menggunakan tiga atau empat akord dasar. Misalnya kombinasi chord seperti G, D, Em, dan C yang sering digunakan dalam berbagai lagu. Dengan chord sederhana tersebut, kamu sudah bisa menciptakan melodi yang enak didengar.
Sebagai pemula, fokuslah mengeksplorasi beberapa chord yang mudah dimainkan di gitar atau keyboard. Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi seperti Digital Audio Workstation jika tidak bisa memainkan alat musik secara langsung. Eksplor dan temukan chord yang paling sesuai dengan lagu yang ingin kamu buat.
Sebagai arahan, kamu bisa memilih menggunakan chord mayor untuk menghasilkan nuansa ceria dan terang, sedangkan chord minor memberikan suasana yang lebih sedih atau melankolis. Pilih kombinasi chord yang paling sesuai dengan emosi lagu yang ingin kamu sampaikan.
Hadirkan Hook yang "Catchy"
Cara membuat lagu untuk pemula yang selanjutnya adalah pastikan kamu bisa menghadirkan hook yang catchy. Walaupun kamu baru pertama kali membuat lagu, harus ada hook dari lagu yang dibuat. Hook sendiri adalah bagian dari lagu yang paling mudah diingat oleh pendengar. Biasanya hook muncul pada bagian chorus atau refren dan menjadi ciri khas dari lagu tersebut.
Hook bisa berupa potongan lirik yang kuat, frase yang berulang, atau melodi instrumen yang ikonik. Jika seseorang bisa langsung bersenandung setelah sekali mendengar lagu kamu, berarti hook tersebut berhasil. Untuk menemukan hook yang tepat, kamu perlu melakukan banyak eksplorasi nada dan lirik. Jangan ragu mencoba berbagai variasi hingga menemukan bagian yang terasa paling kuat.

Sumber: John Casablancas
Rekam & Edit Lagu dengan Sederhana
Setelah setiap rangkaian lagu sudah terisi dan mulai terasa utuh, langkah selanjutnya adalah merekamnya. Kamu tidak perlu studio rekaman mahal untuk, karena peralatan sederhana juga sudah cukup. Misalnya menggunakan mikrofon dari earphone dan langsung merekam lewat voice notes di smartphone.
Bagi para musisi pemula inti dari rekaman ini adalah untuk menangkap ide dan aransemen lagu yang sudah kamu buat. Setelah direkam, kamu bisa mengedit hasilnya menggunakan aplikasi seperti Adobe Audition, BandLab, FL Studio, atau GarageBand.
Proses editing dasar biasanya meliputi memotong bagian yang tidak perlu, menggabungkan track, serta mengatur volume agar lebih seimbang. Kamu juga bisa menambahkan efek sederhana seperti fade in atau fade out agar transisi terdengar lebih halus. Dengan sedikit sentuhan editing, lagu buatanmu bisa terdengar lebih rapi dan profesional.
Minta Masukan dari Orang Lain
Jika semua langkah dan cara menciptakan lagu ini sudah diselesaikan, kamu bisa meminta masukan dari orang lain. Jangan langsung merasa puas tanpa mendengarkan pendapat orang lain. Masukan dari teman atau orang yang memahami musik bisa membantu kamu melihat kekurangan yang mungkin tidak kamu sadari.
Terutama jika ini adalah lagu pertama yang kamu buat, feedback dari orang lain sangat berharga untuk proses belajar. Anggap saja ini sebagai tahap evaluasi sebelum lagu dipublikasikan. Setelah menerima masukan, kamu bisa melakukan revisi agar hasilnya semakin matang. Cobalah juga mendengarkan kembali lagu tersebut keesokan harinya dengan kondisi pikiran yang lebih segar.
Jika sudah merasa yakin, kamu bisa mulai membagikan lagu tersebut ke platform musik seperti Spotify, SoundCloud, atau YouTube. Tidak banyak musisi yang berhasil sampai di fase publikasi lagu ini, kalau kamu berhasil itu tandanya kamu punya kepercayaan diri, keberanian, dan tingkat kreativitas yang tinggi!
Itulah beberapa cara membuat lagu untuk pemula yang bisa kamu ikuti. Sebelum kamu berani membuat lagu, kamu perlu mendengarkan banyak lagu supaya punya banyak referensi. Putar lagu favoritmu, biar harimu makin hidup dengan Nothing CMF Buds 2. TWS ini punya driver 11 mm yang bisa hasilkan suara jernih dengan bass yang dalam.
TWS ini juga sudah dilengkapi fitur ANC yang bisa membuatmu lebih fokus mendengarkan musik. Adanya 6 HD microphone juga siap membantumu merekam suara dengan kualitas terbaik. Untuk bisa memiliki perangkat ini, kamu bisa membelinya di erafone. Ada potongan harga terbaik, jaminan barang original dan penawaran gratis ongkir setiap pembelian melalui erafone. Supaya lebih untung jangan lupa bergabung jadi member MyEraspace yaa!
Baca juga: 8 Manfaat Mendengarkan Musik Bagi Kesehatan Mental & Fisik