
Menjadi food vlogger merupakan profesi yang sangat menjanjikan saat ini. Semakin banyak viewers yang menantikan review makanan terutama review tempat makan yang sedang viral di media sosial. Ketika kamu membuat konten video, hasilnya juga bisa dipublikasikan ke banyak platform. Mulai dari YouTube, Instagram hingga TikTok, sehingga lebih fleksibel dan bisa meraih viewers dengan lebih mudah.
Tetapi, untuk menjadi food vlogger tidak akan berjalan semudah itu, karena persaingannya semakin ketat. Kamu harus punya hal unik yang selalu ditunjukan ketika membuat video. Selain itu, penting juga untuk selalu meningkatkan kualitas dari setiap video yang dibuat, supaya banyak penonton yang selalu menantikan review makanan dari akun kamu.
Kalau kamu ingin serius terjun menjadi food vlogger terkenal dan ingin memiliki audiens setia, coba perhatikan dan terapkan beberapa tips berikut ini!
Temukan Branding & Ciri Khas
Di platform media sosial semakin banyak orang yang memutuskan untuk menjadi food vlogger, dan hal ini membuat persaingan terasa semakin ketat. Tetapi persaingan itu tidak akan terlalu sulit untuk dilewatkan jika kamu memiliki branding diri dan memiliki ciri khas yang berbeda dari kretator lainnya. Maka, sebagai tips menjadi food vlogger, di awal kamu harus menentukan branding serta ciri khas akun kamu.
Tentunya pemilihan branding ini bisa disesuaikan dengan kesukaan atau keinginan kamu sebagai seorang kreator. Sebagai contoh, kamu bisa mengambil branding sebagai food vlogger yang selalu mereview dessert atau makanan penutup dari sebuah restoran. Lalu siapkan juga ciri khasnya, misal kamu selalu merekam proses pembuatannya secara detail, atau ketika opening video ada kalimat yang selalu diucapkan hingga penonton hafal.
Dalam membuat video selalu upayakan branding dan ciri khas ini selalu ada dan tidak pernah terlewat. Cara ini akan membantu kamu sebagai food vlogger untuk mendapat viewers sejati karena konten yang dibuat lebih terarah sesuai branding yang kamu buat.

Sumber: Freepik
Perhatikan Visual Video, Harus Stabil & Jernih
Kalau ingin menjadi food vlogger, kamu harus tahu bahwa kamu harus menyajikan visual yang berkualitas tinggi. Setiap video harus punya tampilan jernih, HD, tidak patah-patah, dan juga gambarnya stabil. Penonton ingin melihat langsung proses memasaknya dan juga review makanannya, kalau visualnya pecah atau shaky, itu bisa membuat mereka tidak nyaman dan langsung meninggalkan video.
Walaupun kamu masih menjadi food vlogger pemula, tips ini harus selalu diingat. Maka, ketika kamu merekam video pastikan menggunakan stabilizer, bisa berupa gimbal atau yang sederhana adalah tripod. Perhatikan juga kamera yang digunakan untuk merekam, pastikan hasil videonya jernih dan ketika diekspor setelah edit, gunakan resolusi tinggi supaya hasilnya tetap baik.
Baca juga: 8 Makanan Penambah Stamina, Bisa Buat Tubuh Terasa Lebih Segar!
Ambil Video Close Up Pada Makanannya
Salah satu daya tarik utama dalam membuat food vlogging adalah videonya bisa membuat orang ikut lapar dan langsung ingin mencoba makanan itu. Kalau kamu bisa membuat penonton tertarik untuk mencobanya berarti kamu berhasil menjadi food vlogger. Nah, untuk mewujudkan hal itu kamu harus sering mengambil video detail makanan dari jarak dekat atau close up.
Jangan hanya merekam video ketika kamu sedang makan, tetapi rekamlah terlebih dahulu makanan secara close up. Ambil video extreme close-up untuk memperlihatkan tekstur dan detail lebih dari isi makanannya. Rekam pula momen-momen krusial seperti keju yang meleleh saat ditarik, kuah yang mengepul hangat, atau ketika daging masih sizzling.
Gabungkan setiap detail ini dengan looks makanan dari jarak jauh secara imbang, supaya penonton juga tahu detail dan tampilan luar makanan ini. Dengan melakukan tips ini, penonton akan betah menonton dan menantikan video review makanan kamu selanjutnya.
Tonjolkan Sisi Storytelling di Setiap Video
Penonton akan memilih video yang menyimpan cerita menarik dibaliknya, maka sebagai food vlogger kamu harus bisa menyampaikan cerita inspiratif dari restoran atau makanannya. Kamu harus bisa temukan restoran yang punya kisah menarik, misalnya restoran bakmi legend yang sudah berdiri 100 tahun. Ataupun restoran rumahan yang dikelola keluarga dengan resep turun temurun.
Tips inilah yang bisa membuat food vlogger menjadi terkenal, karena mereka menghadirkan cerita mengharukan atau penuh inspirasi. Untuk bisa mendapatkan sisi cerita ini, kamu bisa selipkan wawancara dengan owner, karyawan, ataupun konsumen setia di restoran tersebut. Video review makanan dengan konsep storytelling seperti akan membuat penonton betah menonton video kamu hingga selesai.
Berikan Informasi Lengkap & Jujur
Sebagai food vlogger, kamu berperan sebagai opinion leader. Banyak orang akan datang ke sebuah tempat makan berdasarkan rekomendasi yang kamu berikan. Maka dari itu, pastikan setiap video yang kamu unggah berisi informasi yang lengkap dan akurat.
Sampaikan nama, lokasi restoran, cara menuju tempat tersebut, daftar menu, kisaran harga, jam operasional, waktu terbaik untuk datang, hingga menu yang paling populer. Informasi seperti ini sangat membantu penonton untuk mendapatkan gambaran ketika memesan makanan ini. Selain itu, jelaskan rasa makanan secara jujur dan deskriptif.
Hindari mereview makanan dengan ungkapan yang terlalu umum seperti “enak” atau “mantap.” Cobalah menggambarkan rasa dengan detail, misalnya “dagingnya empuk dengan perpaduan rasa gurih dan sedikit sentuhan manis dari madu.” Dengan memberi informasi lengkap dan jujur akan membuat penonton semakin percaya pada rekomendasi yang kamu berikan.

Sumber: Freepik
Maksimalkan Kualitas Audio
Tips menjadi food vlogger yang selanjutnya, kamu juga harus perhatikan kualitas audionya. Dalam food vlogging, audio memiliki peran yang sama pentingnya dengan visual. Suara kriuk saat menggigit ayam goreng, desisan minyak ketika memasak, atau suara kuah yang dituangkan dapat meningkatkan elemen ASMR yang sangat memikat penonton.
Jika memungkinkan, rekam juga proses pembuatan makanan untuk menangkap suara autentik yang membuat konten terasa lebih hidup. Selain itu, pastikan suara penjelasan atau voiceover terdengar jelas tanpa terganggu kebisingan di sekitar. Gunakan microphone wireless eksternal agar hasil audio lebih jernih dan profesional.
Terapkan Strategi SEO Pada Video
Kalau kamu ingin menjadi food vlogger yang terkenal, kamu harus bisa menerapkan strategi SEO pada videonya. Hal ini wajib dilakukan supaya video kamu lebih mudah ditemukan melalui pencarian dan rekomendasi algoritma. Praktis SEO ini bisa diterapkan dari judulnya mengandung kata kunci populer, misalnya “Rela Antri 3 Jam demi Coba Bakso Viral di Jakarta Pusat!”
Tulisan ini juga harus ada di desain thumbnail video, dikombinasikan dengan gambar makanan yang menggugah selera. Selain itu, pada caption atau deskripsi video, tambahkan kata kunci seperti nama restoran, lokasi, dan jenis kuliner. Jangan lupa gunakan hashtag relevan agar jangkauan video semakin luas dan membuat kemungkinan video viral jadi lebih besar.
Itulah beberapa tips yang bisa kamu ikuti kalau ingin menjadi seorang food vlogger terkenal. Teruslah konsisten dalam upload video supaya akun kamu bisa dibaca oleh algoritma. Pastikan juga kamera yang kamu pakai untuk merekam video review makanan bisa hasilkan gambar jernih dengan resolusi tinggi. Sebagai rekomendasi, kamu bisa menggunakan kamera Insta360 GO 3S.
Bentuknya kecil dan ringkas, membuatnya sangat mudah untuk dibawa kemanapun kamu pergi. Kamera ini juga bisa merekam video hands free dengan resolusi 4K. Gambar juga terjamin stabil karena sudah dilengkapi teknologi FlowState Stabilization. Segera dapatkan kamera ini dengan cara membelinya di erafone.
Setiap belanja di erafone kamu akan mendapatkan potongan harga spesial, jaminan barang original, hingga penawaran gratis ongkir. Nikmati pula berbagai keuntungan lainnya dengan cara bergabung menjadi member MyEraspace. Yuk segera upgrade perangkat kamera kamu supaya konten jadi naik level!
Baca juga: Sejumlah Rahasia Bikin Konten Viral, Dijamin Panen Engagement!