Sumber: istockphoto
Hidup di era serba digital seperti saat ini memang semakin mudah dilakukan. Hal ini karena berbagai informasi tersebar luas hanya dengan browsing internet yang bisa diakses oleh siapapun. Sayangnya, kemudahan mengakses internet ini justru dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk berbuat kejahatan.
Hanya saja, sistem keamanan dalam internet juga turut diperbarui dalam menangkal serangan yang merugikan. Ditambah dengan banyaknya tips browsing internet secara aman dengan melakukan berapa hal dan mengurangi kebiasaan yang justru menjadi kesempatan bagi kejahatan siber masuk. Memasuki tahun 2026 ini, kamu bisa tetap browsing internet secara aman dengan mengikuti sejumlah tips melalui penjelasan berikut.
Mengatur Privasi Browser
Pada dasarnya, pengaturan browser bawaan masih belum cukup dalam melindungi privasi ketika berselancar di internet. Salah satu tips browsing internet secara aman yang bisa kamu lakukan adalah menyesuaikan pengaturan privasi sesuai kebutuhan. Mulai dari browser seperti Chrome, kamu bisa mengaktifkan Enhanced Protection melalui menu Privacy and Security untuk perlindungan ekstra.
Kemudian ada Firefox dan Safari yang menyediakan pilihan privasi lebih ketat untuk meminimalkan pelacakan lintas situs. Selain mengatur browser utama, kamu bisa memilihnya berdasarkan fokus yaitu pada privasi. Beberapa jenis browser seperti Brave atau Firefox Focus didukung kemampuan memblokir pelacak dan iklan secara otomatis. Dengan kombinasi pengaturan tepat dan pemilihan browser aman, aktivitas online jelas lebih nyaman tanpa mengorbankan privasi.

Sumber: istockphoto
Selalu Memperbarui Browser dan Extension
Tips browser aman di 2026 berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah selalu memperbarui browser beserta ekstensi di dalamnya. Hal ini karena banyak dari serangan siber yang memanfaatkan celah keamanan untuk browser versi lama yang belum mendapatkan pembaruan. Dengan mengaktifkan pembaruan otomatis, kamu bisa memastikan perlindungan terbaru selalu terpasang tanpa repot memeriksa secara manual.
Sementara untuk extension, juga butuh dikurasi dan diperbarui lebih teliti. Misalnya jika kamu menggunakan terlalu banyak extension yang kemungkinan jarang atau tidak lagi digunakan, maka hal ini bisa menjadi celah keamanan tersembunyi. Oleh karena itu, pastikan untuk meninjau daftar ekstensi secara berkala serta hapus yang tidak benar-benar digunakan agar tetap aman dan ringan.
Gunakan Alamat Situs HTTPS
Lanjut ke tips browsing internet aman berikutnya yang cukup sederhana yaitu memastikan alamat situs yang ingin kamu kunjungi URL diawali dengan HTTPS, bukan hanya HTTP. Adapun huruf S di belakang menandakan bahwa koneksi sudah aman karena data yang dikirim dan diterima sudah dienkripsi terlebih dahulu. Hal ini jelas penting untuk melindungi informasi pribadi dari pihak tidak bertanggung jawab.
Jika kamu mengakses situs tanpa HTTPS, maka berisiko membuat data mudah disadap khususnya ketika mengisi kata sandi atau data sensitif. Kebiasaan rutin mengecek HTTPS jelas mampu mencegah banyak ancaman siber. Oleh karena itu, luangkan satu detik untuk memastikan koneksi benar-benar aman, sebelum memulai aktivitas di internet.
Gunakan Ad Blocker
Langkah sederhana berikutnya untuk membuat browsing aman di 2026 adalah menggunakan ad blocker. Mengingat, iklan yang biasanya muncul di layar bukan hanya mengganggu, namun menjadi pintu masuk malware seperti ransomware dan spyware ke perangkat. Tanpa disadari, hanya satu klik pada iklan berbahaya saja dapat menimbulkan risiko besar.
Dengan memasang ad blocker tepercaya, iklan berbahaya jelas bisa dicegah bahkan sebelum dimuat di browser. Hal ini akan membantu kamu mengurangi peluang paparan ancaman siber sekaligus membuat pengalaman browsing lebih nyaman dan fokus. Ad blocker pada akhirnya bukan hanya soal kenyamanan, namun perlindungan ekstra bagi data dan perangkat setiap pengguna.
Baca juga: 5 Manfaat Update Software HP, Baik untuk Keamanan Perangkat!
Download File dari Sumber Tidak Tepercaya
Menghindari kebiasaan mengunduh file dari sumber tidak tepercaya merupakan bagian dari tips browsing internet secara aman berikutnya. Hal ini karena bisa saja menjadi celah besar masuknya malware ke perangkat yang digunakan. Bahkan file seperti PDF atau dokumen Word yang terlihat aman sekalipun dapat disisipi kode berbahaya tanpa disadari.
Ancaman ini semakin nyata karena jumlah infeksi malware secara global diperkirakan terus meningkat dan mencapai miliaran kasus dalam beberapa tahun ke depan. Untuk mengurangi risiko ini, biasakan selalu memeriksa asal file sebelum mengunduhnya. Pastikan file berasal dari situs atau pengirim benar-benar tepercaya, lalu lakukan pemindaian menggunakan antivirus berbasis cloud atau layanan pengecekan.
Menggunakan Kata Sandi Aman Saat Mengakses Akun Digital
Memiliki akses akun di beragam platform juga menjadi celah untuk disusupi oleh malware sehingga pastikan untuk menggunakan kata sandi yang kuat dalam melindungi akun digital tersebut. Idealnya, password dibuat panjang, acak, dan berbeda untuk setiap layanan, walaupun sebenarnya akan sulit diingat. Jika bingung, kamu bisa menggunakan password manager untuk menyimpan dan mengelola banyak kata sandi secara aman tanpa harus menghafalnya satu per satu.
Tambahkan juga two-factor authentication atau 2FA di setiap layanan yang mendukung lapisan keamanan tambahan. Pilih 2FA berbasis aplikasi seperti Google Authenticator, Microsoft Authenticator, atau Authy. Kode berbasis waktu dari aplikasi autentikasi jauh lebih aman dan lebih sulit untuk dibobol.

Sumber: istockphoto
Waspada Saat Menggunakan Jaringan Wi-Fi Publik
Tips browsing internet yang tidak kalah pentingnya untuk kamu perhatikan adalah waspada saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik seperti di bandara, hotel, atau kafe. Walaupun praktis, namun risiko yang dihadapi tidak bisa dianggap sepele karena biasanya jaringan tidak memiliki perlindungan memadai sehingga data yang dikirim dan diterima bisa dengan mudah disadap. Informasi sensitif seperti kata sandi, data pribadi, hingga aktivitas browsing bisa terekspos tanpa disadari.
Jika terpaksa menggunakan Wi-Fi publik, maka kamu bisa menggunakan VPN atau Virtual Private Network yang melindungi akses. VPN bekerja dengan mengenkripsi lalu lintas internet dan menyembunyikan alamat IP sehingga aktivitas online menjadi jauh lebih sulit dipantau. Dengan lapisan keamanan tambahan, risiko pencurian data saat terhubung ke jaringan publik dapat diminimalisir secara signifikan.
Dengan mengetahui sejumlah tips browsing aman, kamu tidak perlu khawatir dengan tindak kejahatan siber yang mengancam. Apalagi jika didukung perlindungan maksimal seperti menggunakan two factor authentication atau mengurangi kebiasaan yang bisa membuat akses diretas pihak lain. Selain itu, kamu bisa memastikan untuk menggunakan perangkat yang sudah didukung sistem keamanan lebih seperti smartphone.
Salah satu smartphone yang dibekali sistem keamanan lebih adalah Samsung Galaxy S25. Sistem perlindungan Samsung Knox Vault bisa mengamankan semua data dan akses ke berbagai platform. Jika tertarik, kamu bisa mendapatkan smartphone Samsung ini secara online melalui erafone. Caranya dengan mengunjungi website resmi erafone atau download aplikasinya. Jadi tunggu apalagi? Yuk, temukan produk gadget sesuai kebutuhanmu secara mudah hanya di erafone, sekarang.
Baca juga: Apa itu Cloudflare dan Berbagai Dampaknya Jika Mengalami Down
