
Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap barang elektronik termasuk smart TV memiliki ketahanan yang berbeda-beda. Tidak heran, banyak produsen TV yang mengklaim kemampuan produk mereka lebih tahan dibandingkan merek lain. Hanya saja, daya tahan perangkat smart TV juga dipengaruhi oleh setiap penggunanya.
Jika kamu termasuk pengguna smart TV yang ceroboh dan jarang membersihkannya satu waktu, maka usia smart TV justru bisa lebih singkat. Hal ini mengacu pada kebiasaan buruk pengguna yang berdampak untuk membuat smart TV rusak. Lalu, apa saja sejumlah kebiasaan buruk yang bisa bikin smart TV rusak? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.
Meletakkan Perangkat Smart TV di Sembarang Tempat
Salah satu kebiasaan buruk yang bisa bikin smart TV rusak adalah meletakkan TV di sembarang tempat. Biasanya, area lembab dengan sirkulasi udara buruk sangat memengaruhi kesehatan komponen internal TV. Mengingat, perangkat modern memiliki sistem elektronik yang lebih kompleks jika dibandingkan TV biasa.
Ruangan terlalu lembab dapat memunculkan embun di bagian internal perangkat sehingga berisiko menyebabkan korsleting atau korosi pada sirkuit dan port koneksi. Untuk jangka panjang, kondisi ini menimbulkan berbagai masalah seperti layar berkedip, performa tidak stabil, bahkan mati total. Oleh karena itu, smart TV sebaiknya ditempatkan di ruangan kering dengan aliran udara baik.
Kamu juga bisa menggunakan silica gel atau dehumidifier yang membantu menjaga perangkat tetap aman. Apalagi sirkulasi udara buruk menyebabkan smart TV cepat panas karena komponen bekerja lebih berat dan cepat mengalami penurunan performa. Oleh karena itu, pastikan terdapat ruang kosong di sekitar TV dengan menghindari penempatan terlalu rapat ke dinding atau di dalam lemari tertutup. Langkah sederhana ini bisa membantu memperpanjang usia smart TV dan menjaga performa tetap optimal.

Sumber: istockphoto
Membiarkan Smart TV Menyala Terus-Terusan
Kebiasaan buruk berikutnya yang bikin smart TV rusak adalah membiarkan perangkat TV hidup tanpa henti. Walaupun smart TV dirancang memang untuk penggunaan jangka panjang, namun komponen di dalamnya jelas memiliki keterbatasan daya tahan. Jika digunakan nonstop tanpa jeda, maka suhu perangkat terus meningkat dan membuat komponen internal bekerja lebih berat.
Panas berlebih karena pemakaian secara terus-menerus bisa memengaruhi kualitas layar dan performa perangkat. Bahkan di beberapa kasus, penggunaan tanpa istirahat menyebabkan masalah seperti burn-in atau bayangan gambar tertinggal di layar khususnya untuk jenis panel tertentu. Selain mengganggu tampilan, kondisi ini cukup sulit diperbaiki jika sudah parah.
Oleh karena itu, selalu istirahatkan TV secara konsisten dengan mengandalkan fitur sleep timer. Hal ini bisa menjadi kebiasaan yang membantu suhu perangkat tetap stabil sekaligus memperpanjang usia penggunaan.
Menonton TV Saat Hujan dan Petir
Sudah bisa dipastikan saat terjadi hujan disertai petir, kamu akan buru-buru mencabut perangkat elektronik yang terhubung ke listrik. Hanya saja, masih banyak orang yang justru menganggap sepele ketika terjadi hujan deras disertai petir. Padahal, sambaran petir bisa memicu lonjakan tegangan pada jaringan listrik yang masuk ke rumah sehingga arus berlebih merusak komponen penting di dalamnya.
Untuk beberapa kasus, bahkan lonjakan listrik karena petir menyebabkan komponen di dalam TV mengalami kerusakan permanen hingga membuatnya mati total. Apalagi jika perangkat TV yang kamu gunakan masih mengandalkan antena eksternal. Oleh karena itu, kamu bisa mengurangi risiko ini dengan langsung mencabut kabel listrik dan antena TV ketika terjadi hujan, lalu ditemani badai petir.
Baca juga: 100 Rekomendasi Ide Nama Wifi Unik dan Lucu yang Bisa Kamu Coba
Kebiasaan Menaruh Minuman Dekat dengan Smart TV
Kebiasaan buruk berikutnya yang dapat membuat smart TV kamu rusak adalah menaruh minuman dekat dengan perangkat tersebut. Tidak hanya TV, perangkat elektronik lainnya jelas akan rusak jika tersiram air khususnya masuk ke dalam komponen kelistrikan. Bahkan, bagian kelistrikan bisa berisiko korsleting sangat besar dan membuat perangkat mati total.
Bahkan bukan hanya tumpahan, embun dari gelas atau botol dingin bisa meningkatkan kelembaban di sekitar perangkat jika dibiarkan terlalu dekat dalam waktu lama. Kondisi ini perlahan dapat memengaruhi performa dan daya tahan Smart TV. Untuk mencegah hal, biasakan untuk meletakkan minuman di area lebih aman dan terpisah dari TV. Menggunakan meja khusus atau menjaga jarak antara perangkat elektronik dan cairan menjadi langkah sederhana namun penting untuk menghindari kerusakan.

Sumber: istockphoto
Tidak Menggunakan Penstabil Tegangan
Kebiasaan buruk yang tidak disadari pengguna adalah kurangnya tindakan pencegahan dari tegangan listrik tidak stabil. Adapun lonjakan maupun penurunan daya tiba-tiba jelas mengganggu kerja komponen elektronik dalam TV, salah satunya power supply sebagai komponen yang sangat sensitif dengan perubahan arus listrik.
Beberapa gejala yang muncul akibat tegangan tidak stabil antara lain layar berkedip, TV mati sendiri, hingga perangkat gagal menyala secara normal. Jika kondisi ini terus terjadi pada jangka panjang, maka usia penggunaan smart TV ke depannya bisa menjadi lebih pendek dan berisiko terjadinya kerusakan permanen.
Untuk mengurangi risiko ini, kamu bisa mengandalkan penstabil tegangan atau stabilizer untuk area dengan suplai listrik kurang stabil. Dengan perlindungan daya yang baik, performa serta usia perangkat smart TV menjadi lebih terjaga dalam jangka panjang.
Itu dia sejumlah kebiasaan buruk yang membuat smart TV rusak untuk kamu hindari. Hanya saja, jika smart TV yang kamu gunakan memang sudah tidak bisa terselamatkan, maka tidak ada salahnya untuk mengganti ke perangkat yang baru. Apalagi ada banyak pilihan smart TV yang dilengkapi fitur dan teknologi mumpuni di dalamnya.
Salah satu pilihan smart TV yang dimaksud adalah Xiaomi Mi TV LED 55 Inci. Tentunya, kamu bisa mendapatkan smart TV dari Xiaomi ini secara online melalui erafone. Caranya dengan mengunjungi website resmi erafone atau download aplikasinya di smartphone. Yuk, ganti smart TV kamu ke TV baru dengan mendapatkannya secara mudah melalui erafone, sekarang.
Baca juga: 5 Rekomendasi HP untuk Remote Working Terbaik, Cocok Buat WFH!