
Beberapa waktu mendatang, masyarakat Indonesia dikabarkan akan menghadapi cuaca ekstrem. Bukan sekadar hujan deras biasa, melainkan kondisi atmosfer yang jauh lebih intens dan tidak bisa diprediksi dengan mudah. Terlebih lagi cuaca ekstrem seperti ini sangat umum di Indonesia. Akibatnya, banyak fenomena bencana alam yang sering terjadi di berbagai daerah, seperti banjir, angin puting beliung, longsor, hingga tsunami.
Yang lebih mengkhawatirkan, cuaca ekstrem cenderung semakin sering terjadi akibat perubahan iklim sehingga membutuhkan persiapan dan kewaspadaan yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan sejumlah tips hadapi cuaca ekstrem untuk meminimalkan dampak buruknya terhadap diri dan keluargamu. Nah, berikut ini sejumlah tips hadapi cuaca ekstrem yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak ulasannya di bawah ini!
Pantau Informasi Cuaca Secara Rutin
Di tengah cuaca yang kian tak menentu, pastinya kamu harus selalu up-to-date terhadap informasi prediksi cuaca setiap hari. Sebelum hujan deras mengguyur atau panas terik matahari, kamu dapat memantau prakiraan cuaca dari sumber yang terpercaya. Pantau ramalan cuaca secara berkala melalui aplikasi atau situs resmi seperti BMKG untuk mengetahui tanda-tanda cuaca ekstrem yang mungkin terjadi, seperti hujan lebat, angin kencang, atau suhu ekstrem, dan jangan abaikan setiap peringatan dini yang disampaikan.
BMKG sendiri menyediakan berbagai kanal resmi yang bisa kamu akses kapan saja, mulai dari situs web, media sosial, hingga aplikasi InfoBMKG yang bisa diunduh langsung di ponselmu. Jadikan kebiasaan mengecek prakiraan cuaca seperti halnya mengecek notifikasi pesan setiap pagi. Ingat, peringatan dini yang disampaikan bukan untuk menghambat aktivitasmu, melainkan untuk mendorongmu mengambil tindakan lebih awal demi keselamatan diri dan keluarga.

Sumber: Esarom
Jaga Hidrasi Tubuh
Saat cuaca ekstrem melanda, tubuhmu bekerja jauh lebih keras dari biasanya. Tanpa disadari, cairan dalam tubuh kamu bisa terkuras lebih cepat dari yang kamu kira. Oleh karena itu, kamu perlu menjaga hidrasi sebagai langkah perlindungan diri yang wajib kamu prioritaskan. Jangan pernah menunggu sampai rasa haus datang untuk mulai minum karena rasa haus sendiri sudah merupakan sinyal bahwa tubuhmu mulai mengalami dehidrasi.
Orang dewasa idealnya membutuhkan minimal 2 liter air per hari dan jumlah ini harus ditingkatkan ketika cuaca sedang panas ekstrem. Jangan lupa untuk membawa botol minum ke mana pun kamu pergi, terutama di hari-hari ketika matahari sedang tidak bersahabat.
Namun perlu kamu ingat, tidak semua minuman bisa menggantikan peran air putih dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kurangi konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh, serta hindari minuman beralkohol karena zat-zat tersebut bersifat diuretik yang justru mempercepat pengeluaran cairan dan memperburuk dehidrasi.
Baca juga: Lakukan 5 Hal ini Untuk Menjaga Kesehatan saat Cuaca Panas!
Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Salah satu tips hadapi cuaca ekstrem yang tidak kalah penting berikutnya adalah membatasi aktivitas di luar ruangan. Saat cuaca ekstrem sedang berlangsung, memaksakan diri untuk beraktivitas di luar ruangan bisa menjadi keputusan yang jauh lebih berisiko dari yang kamu bayangkan. Sebaiknya kamu menghindari aktivitas berat di luar ruangan, terutama antara pukul 10.00 hingga 16.00 WIB saat suhu mencapai puncaknya.
Jika memungkinkan, pindahkan jadwal olahraga atau pekerjaan luar ruangan ke pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore hari setelah pukul 17.00. Hal yang sama berlaku ketika cuaca ekstrem datang dalam bentuk hujan lebat disertai petir atau angin kencang. Menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan deras atau petir adalah langkah perlindungan diri yang sangat dianjurkan demi menjaga keselamatan.
Lindungi Kulit dengan Sunscreen
Banyak orang mengira bahwa sunscreen hanya dibutuhkan saat pergi ke pantai atau berjemur di bawah terik matahari. Padahal, ancaman sinar ultraviolet bisa muncul setiap hari, terutama lagi saat cuaca ekstrem dengan intensitas panas yang tinggi. Apalagi sinar ultraviolet dapat menyebabkan sunburn dan meningkatkan risiko kanker kulit.
Untuk mencegah dampak buruk dari sinar ultraviolet, pastikan kamu selalu menggunakan tabir surya berspektrum luas dengan SPF minimal 30 pada kulit yang terbuka dan reapply sunscreen setiap dua hingga tiga jam. Sebagai tambahan, kamu juga dapat melengkapi perlindunganmu dengan memilih pakaian yang nyaman dan menggunakan payung atau topi untuk melindungi diri dari paparan sinar UV secara langsung.

Sumber: Primework Construction
Periksa Kondisi Rumah
Banyak orang baru tersadar ada masalah pada kondisi rumah mereka justru ketika bencana sudah terlanjur datang. Pastikan rumah tempat tinggalmu telah tahan terhadap cuaca ekstrem. Jika kamu tinggal di daerah rawan banjir, pastikan rumah memiliki saluran drainase yang baik dan tanggul yang kokoh. Lakukan pemeriksaan rutin pada atap, dinding, jendela, hingga fondasi rumahmu karena kerusakan kecil yang dibiarkan bisa berubah menjadi masalah besar saat hujan lebat atau angin kencang datang.
Selain memeriksa struktur bangunan, perhatikan juga lingkungan di sekitar rumah yang kerap luput dari perhatian. Kamu juga bisa melakukan beberapa langkah sederhana yang sangat penting, seperti membersihkan saluran air secara rutin, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak menebang pohon secara serampangan.
Siapkan Cadangan Air Bersih
Salah satu tips hadapi cuaca ekstrem berikutnya adalah dengan menyiapkan cadangan air bersih. Banjir yang merendam lingkungan, pipa yang rusak akibat longsor, atau gangguan distribusi air akibat bencana hidrometeorologi bisa membuat akses air bersih terputus dalam hitungan jam.
Untuk meminimalkan dampaknya, kamu perlu memastikan rumah memiliki persediaan air bersih yang cukup, terutama jika cuaca ekstrem menyebabkan gangguan pasokan air atau banjir. Tidak perlu menyiapkan cadangan dalam jumlah yang berlebihan, cukup pastikan kamu memiliki stok yang memadai untuk kebutuhan minum, memasak, dan kebersihan dasar seluruh anggota keluarga selama beberapa hari ke depan.
Selain itu, kamu juga bisa menyimpan air bersih dalam wadah yang tertutup rapat dan bersih, jauh dari potensi kontaminasi, dan meletakkan di tempat yang mudah dijangkau saat kondisi darurat.
Nah, itu dia sejumlah tips penting yang perlu diperhatikan untuk meminimalkan risiko buruk saat terjadinya cuaca ekstrem. Jangan lupa untuk terus memantau informasi penting terkait cuaca terkini melalui dukungan gadget canggih seperti OPPO A6s. HP OPPO A6s ini telah dibekali kemampuan anti air dan debu yang bersertifikasi IP69. OPPO A6s bahkan diklaim mampu menekan semburan air, perendaman total, dan air hingga suhu 80°C.
Yuk, segera temukan produk gadget impianmu sekarang juga hanya di erafone. Ada banyak keuntungan belanja spesial yang bisa kamu dapatkan jika berbelanja online di erafone. Caranya, segera kunjungi situs resmi erafone atau download aplikasinya sekarang juga!
Baca juga: 5 Aplikasi untuk Pantau Cuaca yang Akurat dan Mudah Dipakai