
Di era serba digital seperti sekarang ini, berbagai aktivitas perbankan kini dapat dijalankan dengan cara yang jauh lebih praktis, mulai dari transfer uang, pembayaran, hingga investasi bisa dilakukan hanya lewat smartphone. Namun di balik kemudahan tersebut, risiko kejahatan di dunia perbankan juga ikut meningkat, mulai dari phishing, skimming, hingga penipuan berbasis social engineering yang semakin canggih.
Banyak orang yang kemudian secara tidak sadar menjadi korban karena kurang waspada atau belum memahami modus-modus penipuan yang digunakan pelaku. Oleh karena itu, kamu perlu memahami bagaimana tips menghindari berbagai modus kejahatan di dunia perbankan. Yuk, simak sejumlah caranya di bawah ini!
Jangan Pernah Bagikan OTP, PIN, atau Password
OTP atau One-Time Password, PIN, dan password menjadi tiga data yang paling sensitif yang perlu dijaga oleh semua pengguna. Bukan tanpa alasan, banyak kasus penipuan terjadi karena pelaku berhasil mendapatkan akses lewat kelalaian pengguna yang membagikan informasi penting tersebut. Padahal, kode OTP dan PIN merupakan langkah utama yang dibutuhkan untuk menghubungkan pelaku ke rekening bank kamu jika jatuh ke tangan yang salah.
Oleh karena itu, pastikan kamu menjaga kode OTP, PIN, dan password dari siapapun yang mengaku sebagai pihak bank. Modus seperti social engineering sering memanfaatkan rasa panik atau kepercayaan korban untuk meminta data tersebut secara halus.

Sumber: Memcyco
Waspada Phishing dan Link Palsu
Salah satu ancaman paling umum di dunia perbankan digital saat ini adalah modus phishing dan link palsu yang sering kali menyamar sebagai pesan resmi dari bank atau institusi terpercaya. Modus ini biasanya dikirim melalui SMS, email, atau WhatsApp berisi tautan yang terlihat meyakinkan, lengkap dengan logo dan bahasa yang seolah-olah resmi. Begitu kamu mengklik link tersebut, kamu bisa diarahkan ke situs tiruan yang dibuat sangat mirip dengan halaman login bank asli dengan tujuan mencuri data pribadi milikmu.
Untuk menghindari modus yang satu ini, kamu perlu lebih berhati-hati sebelum klik tautan apa pun yang berkaitan dengan layanan perbankan. Pastikan kamu selalu memeriksa alamat website dengan teliti, jangan mudah percaya pada link yang dikirim oleh nomor tidak dikenal, dan biasakan mengakses layanan bank langsung melalui aplikasi resmi atau situs yang sudah kamu ketik sendiri.
Baca juga: Ayo Upgrade! Kelebihan Bank Digital untuk Masa Depan Keuangan
Aktifkan Autentikasi Ganda atau Fitur 2FA
Salah satu tips berikutnya untuk menghindari kejahatan di dunia perbankan adalah dengan mengaktifkan autentikasi ganda atau fitur 2FA (Two-Factor Authentication). Fitur ini bekerja dengan cara menambahkan satu lapisan verifikasi tambahan selain password, seperti kode OTP, notifikasi aplikasi, atau verifikasi biometrik. Artinya, meskipun seseorang berhasil mengetahui password kamu, mereka tetap tidak bisa masuk tanpa faktor verifikasi kedua yang hanya kamu miliki.
Hindari Wifi Publik untuk Transaksi Perbankan
Tips menghindari kejahatan di dunia perbankan yang perlu kamu perhatikan selanjutnya adalah menghindari Wifi publik untuk transaksi perbankan. Meski terlihat praktis, jaringan Wifi publik justru menyimpan risiko keamanan yang cukup serius. Karena sifatnya yang terbuka dan digunakan banyak orang, data yang kamu kirimkan saat login mobile banking atau melakukan transaksi bisa lebih mudah disadap oleh pihak tidak bertanggung jawab seperti melalui jaringan palsu yang sengaja dibuat menyerupai Wifi asli.
Akibatnya, informasi sensitif seperti username, password, hingga detail transaksi bisa saja jatuh ke tangan pelaku kejahatan siber tanpa disadari. Perangkat yang terhubung ke Wifi publik bisa menjadi target malware yang diam-diam mencuri data dari dalam sistem. Oleh karena itu, kebiasaan mengakses layanan perbankan lewat jaringan publik sebaiknya benar-benar dihindari.

Sumber: Berkeley Varitronics Systems
Hati-Hati Skimming di ATM
Salah satu tips menghindari kejahatan di dunia perbankan yang perlu diperhatikan berikutnya adalah mewaspadai skimming di ATM. Skimming terjadi ketika pelaku memasang alat khusus di mesin ATM untuk merekam informasi dari kartu debit atau kredit, seperti nomor kartu dan data pada pita magnetik tanpa sepengetahuan penggunanya. Dari luar, alat ini sering terlihat menyatu dengan mesin ATM sehingga sulit dibedakan secara kasat mata oleh nasabah yang sedang bertransaksi.
Yang lebih berbahayanya lagi, pelaku biasanya juga menambahkan kamera kecil atau alat tersembunyi untuk merekam PIN yang kamu masukkan saat transaksi. Setelah data kartu dan PIN berhasil didapatkan, informasi tersebut dapat digunakan untuk membuat kartu duplikat dan melakukan penarikan dana secara ilegal.
Segera Hubungi Pihak Bank Jika Ada Aktivitas Mencurigakan
Segera menghubungi pihak bank saat ada aktivitas mencurigakan adalah langkah paling krusial yang sering menentukan apakah dana kamu bisa diselamatkan atau tidak. Pelaku kejahatan biasanya bergerak sangat cepat setelah berhasil mendapatkan akses ke rekening korban sehingga jeda waktu beberapa menit saja bisa berdampak besar pada keamanan data.
Oleh karena itu, begitu kamu menerima notifikasi transaksi yang tidak kamu lakukan atau melihat aktivitas login yang asing, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah segera menghubungi bank melalui kanal resmi. Selain melapor, pihak bank biasanya akan langsung membantu melakukan pemblokiran sementara pada akun atau kartu untuk mencegah transaksi lanjutan. Hal itu berguna untuk menghentikan potensi kerugian lebih besar sambil dilakukan investigasi lebih lanjut oleh pihak bank.
Dalam situasi seperti ini, sebaiknya kamu juga menyiapkan bukti-bukti pendukung seperti screenshot notifikasi atau riwayat transaksi agar proses penanganan bisa berjalan lebih cepat dan akurat. Semakin cepat kamu bertindak, semakin besar peluang untuk meminimalkan dampak dari aktivitas mencurigakan tersebut.
Nah, itu dia sejumlah tips yang perlu kamu perhatikan untuk menghindari kejahatan di dunia perbankan. Untuk meningkatkan keamananmu, pastikan juga perangkat gadget yang kamu gunakan aman seperti Samsung Galaxy A56 5G yang punya Samsung Knox Vault untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap keamanan data pribadi penggunanya.
Beruntungnya, kamu bisa membeli Samsung Galaxy A56 5G dengan penawaran promo harga spesial melalui erafone. Caranya, kamu cukup kunjungi situs resmi erafone, lalu temukan produk gadget impianmu sekarang juga. Yuk, belanja gadget online sekarang juga hanya di erafone!
Baca juga: Sejumlah Cara Membuat QRIS All Payment, Bisa Buat Semua Bank!