|
Kategori
Store

Ini 8 Persiapan Sebelum Ikut Event Lari yang Harus Dilakukan Pelari!

Sumber: Disway

Ini 8 Persiapan Sebelum Ikut Event Lari yang Harus Dilakukan Pelari!

12 Jun 2026
Lifestyle

Bagi para pelari, event lari merupakan momen yang sangat penting dan bergengsi. Semua upaya dan  latihan dari berbulan-bulan lalu akan ditunjukan di acara ini. Semakin mendekati hari H event lari, pastinya rasa takut, khawatir, dan excited akan kamu rasakan. Seringkali, karena perasaan itu campur aduk, kamu jadi lupa untuk mempersiapkan hal-hal krusial sebelum mengikuti race lari. 

Apapun kategorinya baik itu 5K, 10K, half marathon, ataupun full marathon, setiap pelari harus bisa mempersiapkan dirinya dengan optimal. Ada beberapa persiapan sebelum ikut event lari yang harus diperhatikan, baik itu dari segi kesiapan fisik, mengetahui lokasi pelaksanaan, menjaga hidrasi, hingga outfit yang akan digunakan saat lomba lari.

Tanpa persiapan yang matang, alih-alih bisa merasa sehat dan senang saat mencapai garis finish, kamu justru berisiko mengalami cedera atau kelelahan berlebihan. Buat kamu yang sudah daftar event lari, baik itu Jakarta International Marathon 2026, Jogja Marathon, atau race lari lainnya, yuk simak persiapan sebelum ikut event lari yang harus dilakukan! 

Pastikan Sudah Melewati Proses Latihan

Persiapan paling penting sebelum mengikuti event lari adalah memastikan tubuh sudah melewati proses latihan yang cukup. Apalagi kalau kamu mengambil kategori half marathon, marathon, atau bahkan ultra marathon, latihan fisik harus sudah dilakukan. Latihan sebelum lomba lari ini akan memengaruhi daya tahan tubuh, kekuatan otot, dan kemampuan menjaga ritme lari. 

Latihan tidak bisa dilakukan secara mendadak beberapa hari sebelum race lari. Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan intensitas latihan secara bertahap agar siap menghadapi race day. Konsistensi latihan juga membantu meningkatkan endurance sehingga kamu tidak mudah kehabisan tenaga di tengah acara. 

Persiapan latihan ini juga akan mengurangi risiko cedera karena otot dan persendian sudah terbiasa menerima beban saat berlari. Semakin matang persiapan latihan yang dilakukan, semakin besar peluang menikmati event lari dengan nyaman hingga garis finish.

Pelajari Rute & Informasi Race Lari

Persiapan sebelum ikut event lari yang perlu dilakukan selanjutnya adalah mempelajari rute dan informasi saat race day. Setiap event lari punya karakteristik lintasan yang berbeda sehingga penting untuk mempelajari seluruh informasi yang diberikan. Luangkan waktu membaca race guide agar mengetahui jadwal start, waktu pengambilan race pack, aturan perlombaan, hingga batas waktu finish atau cut off time.

Selain itu, pahami juga rute yang akan dilewati. Cari tahu total elevasi yang akan ditempuh, ketahui lokasi yang ada tanjakannya supaya bisa mempersiapkan diri. Tidak ketinggalan, perhatikan juga lokasi water station, pos medis, serta area pendukung lainnya. Dengan memahami aturan dan informasi saat race day, kamu jadi bisa menikmati olahraga lari ini dengan lebih nyaman & percaya diri.

Sumber: Self

Gunakan Sepatu & Pakaian yang Tepat

Banyak pelari tergoda menggunakan perlengkapan baru saat race day agar terlihat lebih menarik. Padahal, mencoba sepatu baru saat hari-H event lari adalah sebuah kesalahan besar, karena meningkatkan risiko lecet, blister, dan rasa tidak nyaman selama berlari. Sebaiknya gunakan sepatu yang sudah menemani latihan sehingga kaki benar-benar beradaptasi dengan bentuk sepatunya. 

Selain sepatu, persiapkan juga pakaian yang berbahan ringan, cepat menyerap keringat, dan adem ketika digunakan. Apalagi kalau kamu lari di Indonesia yang memang udaranya panas dan lembab. Setelah menentukan pakaian, pilih juga celana dan kaos kaki yang nyaman supaya bisa bantu mengurangi gesekan pada kulit. Kenyamanan outfit saat berlari akan sangat berpengaruh terhadap performa sepanjang event lari.

Jangan Lupakan Carbo Loading

Bagi mereka yang sudah sering melakukan olahraga lari, pasti tahu betapa pentingnya carbo loading sebelum race day. Beberapa hari menjelang event lari, tubuh membutuhkan cadangan energi yang cukup agar mampu bekerja secara optimal saat perlombaan dimulai. Hal itu bisa dilakukan dengan carbo loading, dimana pelari akan meningkatkan konsumsi karbohidrat kompleks selama dua hingga tiga hari sebelum race. 

Tujuannya untuk mengisi kembali cadangan glikogen di dalam otot sebagai sumber energi utama saat berlari. Strategi ini sangat bermanfaat terutama untuk lomba dengan jarak yang lebih panjang. Pilih sumber karbohidrat yang mudah dicerna seperti nasi, pasta, kentang, ubi, atau pisang, lalu kombinasikan dengan protein tanpa lemak untuk membantu pemulihan otot.

Hindari makan secara berlebihan karena justru bisa membuat perut terasa penuh dan kurang nyaman saat berlari. Selain itu, kurangi makanan tinggi lemak dan terlalu pedas menjelang race day. Dengan pola makan yang tepat, tubuh akan memiliki energi yang cukup untuk menjaga performa hingga garis finish.

Baca juga: 6 Tips Agar Tidak Terbangun Tengah Malam, Supaya Bisa Tidur Nyenyak!

Istirahat yang Cukup & Berkualitas

Persiapan sebelum ikut event lari selanjutnya, pastikan kamu mendapatkan istirahat yang cukup dan pastinya berkualitas. Ingat bahwa persiapan fisik tidak hanya berasal dari latihan, tetapi juga dari kualitas istirahat yang diperoleh menjelang event lari. Pastikan kamu mendapatkan tidur berkualitas sekitar tujuh hingga delapan jam setiap malam, terutama dua malam sebelum race day. 

Banyak pelari sulit tidur pada malam menjelang lomba karena rasa antusias atau gugup, sehingga penting untuk memiliki tabungan tidur dari beberapa hari sebelumnya. Istirahat yang cukup membantu proses regenerasi otot, meningkatkan fokus, dan menjaga kebugaran tubuh. Dengan kondisi tubuh yang segar, kamu bisa menikmati setiap kilometer dengan lebih maksimal. 

Jaga Hidrasi Tubuh

Menjaga hidrasi tidak hanya dilakukan beberapa jam sebelum start, tetapi sudah dimulai sejak dua hingga tiga hari sebelumnya. Minumlah air putih dalam jumlah yang cukup agar tubuh memiliki keseimbangan cairan yang baik. Bila diperlukan, tambahkan minuman elektrolit untuk membantu menggantikan mineral yang hilang, terutama jika cuaca saat lari panas. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan bekerja lebih efisien selama berlari.

Ketika race berlangsung, kamu juga harus bisa menjaga hidrasi supaya selalu terpenuhi. Jangan menunggu merasa haus untuk mulai minum, tetapi  manfaatkan setiap water station sesuai kebutuhan agar cairan tubuh tetap terjaga sepanjang perlombaan. Pelari juga bisa membawa soft flask atau botol minum kecil sebagai cadangan agar tidak kehausan. Hidrasi yang baik membantu menjaga performa dan mencegah kram otot. 

Sumber: Dreamsite

Siapkan Perlengkapan dari Malam Sebelumnya

Malam sebelum race adalah waktu terbaik untuk memastikan seluruh perlengkapan sudah siap digunakan, jangan dilakukan di pagi dini hari karena resiko barang tertinggal bisa lebih tinggi akibat terburu-buru. Periksa kembali nomor BIB, sepatu, pakaian, kaos kaki, running belt, energy gel, botol minum, smartwatch, hingga earphone yang akan dipakai. 

Menyiapkan seluruh kebutuhan lebih awal membuat pagi hari terasa jauh lebih tenang. Kamu bisa fokus mempersiapkan mental dan bisa berangkat menuju lokasi tanpa terburu-buru. Dengan persiapan yang rapi, race day akan terasa lebih nyaman sejak awal.

Datang Lebih Awal & Lakukan Pemanasan

Terakhir, persiapan sebelum ikut event lari yang harus dilakukan adalah planning tiba di lokasi lebih awal. Usahakan tiba di lokasi event lati setidaknya satu jam sebelum waktu start. Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk menitipkan barang, menggunakan toilet, mencari posisi start, sekaligus menyesuaikan diri dengan suasana perlombaan. 

Datang lebih awal juga membantu mengurangi stres akibat antrian panjang atau sulitnya mencari parkit. Tidak ketinggalan, jangan lupa juga untuk melakukan pemanasan dinamis selama sekitar 10 hingga 15 menit. Gerakan seperti leg swing, walking lunges, high knees, atau butt kicks membantu meningkatkan aliran darah ke otot dan membuat persendian lebih siap bergerak. 

Pemanasan yang baik akan mengurangi risiko cedera sekaligus membantu tubuh lebih cepat menemukan ritme lari setelah start. Persiapan sederhana ini sering dianggap sepele, padahal memiliki pengaruh besar terhadap performa selama race lari.

Buat kamu yang punya agenda race lari dalam waktu dekat, yuk pastikan semua persiapan diatas sudah dilakukan. Untuk membakar semangatmu selama berlari, kamu bisa menggunakan Shokz OpenRun Pro 2. Earphone open ear dengan desain yang nyaman dipakai ini siap menjadi teman kamu selama berlari. Dual driver yang dimilikinya membuat pengguna bisa mendengarkan lagu dengan kualitas terbaik. 

Segera miliki perangkat ini dengan cara membelinya di erafone. Ada potongan harga spesial, jaminan barang original, dan penawaran gratis ongkir spesial pembelian online di erafone. Jadi, sebelum ikut race lari, lengkapi dulu kebutuhan gadget kamu dengan membelinya di erafone

Baca juga: 7 Rekomendasi Smartwatch untuk Lari 2026, Pelari Wajib Punya! 

Popular Post
New Post
COPYRIGHT © 2026 ERAFONE.COM ALL RIGHTS RESERVED.
erica